TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35883-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengatahui dan mendeskripsikan tuturan kesantunan yang ada pada film “Sisterlillah” dengan menggunakan teori prinsip kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Geoffrey Lecch dan fungsi kesantunan berbahasa oleh Abdul Chaer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatf deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang berupa tuturan yang menunjukkan pematuhan prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat dalam film “Sisterlillah”. Metode atau teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak, teknik transkripsi, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah semua maksim prinsip kesantunan berbahasa, namun yang paling dominan adalah pematuhan prinsip kesatunan berbahasa dengan maksim kesepakatan dan maksim kearifan dengan tuturan aktor yang selalu mengajak berdiskusi dan mengajak untuk kesepakatan bersama. Selain itu, dalam memberikan nasehat menggunakan bahasa yang berusaha untuk menjaga perasaan petutur. Sedangkan fungsi kesantunan berbahasa mendominasi pada fungsi ekspresif dan deklaratif dengan tuturan aktor yang mengungkapkan ekspresinya dan menjelaskan informasi dengan bahasa yang sopan dan berusaha menjaga perasaan petutur. Hal tersebut, menunjukkan bahwa pada film “Sisterlillah” tuturannya menggunakan bahasa yang santun dan selalu menjaga perasaan petuturan. Selain itu, tuturan yang sering terjadi ajakan untuk kesepakatan bersama. Dalam artian, pada film “Sisterlillah” tidak menunjukkan keegoisan pribadi melainkan mencari bersama-sama dalam memecahkan masalah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IRFAN IRWIADI |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | Prinsip-prinsip kesantunan berbahasa; fungsi kesantunan berbahasa; film Sisterlillah. |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14332 |
