Komunikasi Persuasif Fasilitator Poli Jiwa dalam Menghapus Tradisi Pasung ODGJ di Madura

DEVITA APRILIANA (2025) Komunikasi Persuasif Fasilitator Poli Jiwa dalam Menghapus Tradisi Pasung ODGJ di Madura. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35867-210531100140_Surat Keterangan Publikasi.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35867-210531100140_Surat Keterangan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (206kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35867-210531100140_Publikasi Ilmiah.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35867-210531100140_Publikasi Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35867-210531100140_Artikel jurnal.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35867-210531100140_Artikel jurnal.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (528kB)

Abstract

Tujuan: mengidentifikasi komunikasi persuasif fasilitator klinik kejiwaan dalam memberantas tradisi pasung orang dengan gangguan jiwa di Madura. Metode: Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan media audiovisual. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan empat tahap yaitu pengumpulan kategori, interpretasi langsung, pembentukan pola, dan generalisasi naturalistik. Informan dalam penelitian ini adalah fasilitator poli jiwa di Puskesmas Kokop Bangkalan dan fasilitator poli jiwa di Puskesmas Omben Sampang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada kasus pemasungan. Di Kecamatan Kokop, Bangkalan pada tahun 2018 terdapat 41 kasus. Setelah ditangani oleh fasilitator klinik kejiwaan Puskesmas Kecamatan Kokop Bangkalan pada tahun 2024, jumlah ODGJ yang dipasung menjadi 17 orang. Di Kecamatan Omben Sampang pada tahun 2013 terdapat 54 kasus ODGJ yang dipasung. Setelah ditangani oleh fasilitator klinik jiwa Puskesmas Kecamatan Omben Sampang, pada tahun 2024 jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa yang dipasung menjadi 7 orang. Kesimpulan: Proses penanganan ODGJ pasung di Puskesmas Kecamatan Kokop Bangkalan dan Puskesmas Kecamatan Omben Sampang membutuhkan kepercayaan dan hubungan yang baik dengan keluarga, masyarakat sekitar, dan ODGJ yang dipasung. Fasilitator poli jiwa melakukan proses komunikasi persuasif dengan memperhatikan kredibilitas sumber informasi, pesan atau isi pesan, dan tujuan akhir untuk mengubah sikap keluarga, masyarakat, dan pasien ODGJ pasung.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
DEVITA APRILIANA
Department Ilmu Komunikasi
Uncontrolled Keywords Communication; Facilitator; Pasung; PWMD; Psychiatric Clinic
Divisions Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 11:56
Last Modified 24 Oct 2026 17:00
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14271

Actions (login required)

View Item
View Item