TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (110kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (371kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (654kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35861-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan komunikasi kesehatan dalam program penurunan stunting di Desa Kalianget Timur, Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, kami menggunakan wawancara mendalam serta teknik observasi guna mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi tidak hanya bersifat teknis, seperti minimnya media komunikasi atau kurangnya jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh konstruksi sosial dan budaya masyarakat. Banyak warga menganggap stunting sebagai hal yang lumrah, bahkan sebagai aib, bukan sebagai masalah kesehatan serius. Pemahaman masyarakat tentang manfaat program intervensi seperti kelas ibu hamil, pemberian PMT, dan tablet tambah darah masih rendah. Hambatan ekonomi, ketidakkonsistenan pelaksanaan program, serta rendahnya self-efficacy juga menjadi penghambat utama. Selain itu, praktik budaya dan nilai lokal turut membentuk cara masyarakat menerima atau menolak informasi kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi kesehatan yang partisipatif, sensitif terhadap konteks budaya lokal, dan mampu membangun kepercayaan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya penurunan angka stunting. Pendekatan komunikasi yang lebih humanis dan kolaboratif dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ADRIAN AZHARI WAHONO |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Hambatan Komunikasi; Implementasi Program; Stunting; Komunikasi Kesehatan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 11:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14245 |
