TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (431kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16961-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (621kB)
Abstract
Tingkat inflasi yang rendah dan stabil pasti diinginkan oleh setiap negara. Inflasi yang rendah dan stabil adalah prasyarat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga inflasi tetap rendah dan stabil dengan kebijakan moneter yang dikeluarkan. Di Indonesia perkembangan inflasi nasional tidak terlepas dari perkembangan inflasi di daerah-daerah. Provinsi Jawa Timur memiliki tingkat inflasi rata-rata yang jauh lebih tinggi dari pada tingkat inflasi rata-rata nasional. Oleh karena itu, perlu dipelajari perilaku inflasi di tingkat daerah, terutama di Provinsi Jawa Timur. Masalah mengenai perilaku inflasi dapat diketahui dengan persistensi inflasi. Persistensi inflasi juga memiliki peran penting dalam perumusan kebijakan moneter ke depan agar lebih efektif. Persistensi inflasi adalah berapa lama kecepatan yang dibutuhkan oleh inflasi untuk kembali ke titik semula setelah terjadinya gejolak atau shock. Estimasi persistensi inflasi dilakukan dengan menggunakan metode univariat autoregresive (AR) analisis model deret waktu. Menurut perspektif ekonometrik, metode pengukuran termudah untuk mengukur persistensi inflasi adalah menggunakan AR. Setelah melakukan berbagai uji statistik ditemukan bahwa semua variabel persisten, hanya satu variabel yang tidak persisten. Tingkat persistensi inflasi dan kecepatan serta waktu yang diperlukan untuk kembali ke titik alami dari masing-masing variabel bervariasi dengan masing-masing variabel.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM PINGKI DUWI KRISTANTI |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Inflasi, Persistensi Inflasi, Kebijakan Moneter |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 10:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13998 |
