WANPRESTASI DALAM JUAL BELI SECARA ELEKTRONIK

TRI MAYANG DAMAYANTI WANPRESTASI DALAM JUAL BELI SECARA ELEKTRONIK. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-ABSTRACT.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-ABSTRACT.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-COVER.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (593kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 1.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (546kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (74kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-REFRENCES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5012-REFRENCES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)

Abstract

Transaksi elektronik merupakan bentuk perdagangan yang mempunyai karakteristik tersendiri dengan menggunakan media internet sebagai sarana penghubungnya. Kondisi tersebut di satu sisi sangat menguntungkan konsumen, namun di sisi lain pelanggaran akan hak – hak konsumen sangat riskan terjadi, maka dari itu sangat diperlukan perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi elektronik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana proses terjadinya wanprestasi dalam jual beli secara elektronik, dan bagaimana akibat hukumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan peraturan-perundang-undangan (satuta approach). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan jual beli melalui media internet terdiri dari empat proses, yaitu penawaran, penerimaan, pembayaran, dan pengiriman. menunjukan bahwa dalam perjanjian jual beli melalui transaksi elektronik kesepakatan antara penjual dan pembeli telah terjadi saat dilakukannya “beli” oleh calon pembeli yang merupakan tindakan akseptasi terhadap penawaran penjual, sehingga terjadi pertemuan antara permintaan dan penawaran dalam transaksi tersebut. Sedangkan wanprestasi dalam perjanjian jual beli melalui transaksi e- commerce ini terjadi saat salah satu pihak tidak melaksanakan apa yang telah diperjanjikan. Dalam penelitian ini, wanprestasi lebih berpotensi dilakukan oleh pihak penjual, Hal ini karena bisa saja barang yang menjadi obyek jual beli tidak sesuai dengan penawaran yang dilakukan oleh penjual dalam transaksi elektronik. Terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh penjual, menimbulkan akibat hukum yang mewajibkan penjual harus memenuhi kewajibannya dan mengganti kerugian yang diderita oleh pembeli dalam bentuk; pengantian biaya, ganti rugi dan bunga berdasarkan Pasal 1236 , 1239 ataupun Pasal 1243 BW.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
TRI MAYANG DAMAYANTI
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords wanprestasi jual beli elektronik
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 11:31
Last Modified 24 Oct 2026 16:44
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1385

Actions (login required)

View Item
View Item