TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-FILE COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26251-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
Abstract
Parameter cuaca merupakan faktor pendukung dalam proses produksi garam. Parameter cuaca tersebut diantaranya suhu udara, kecepatan angin, arah angin, tekanan udara, kelembapan udara, dan densitas udara dapat mempengaruhi proses penguapan dan proses kristalisasi garam pada tambak garam. Tingkat penguapan air laut pada tambak garam akan meningkat apabila suhu udara bernilai tinggi. Sedangkan produksi garam dapat menurun apabila nilai tekanan udara, kelembapan udara, dan densitas udara semakin rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi parameter cuaca dengan hasil produksi garam di tambak garam di desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura. Metode pengambilan data parameter cuaca yaitu dengan menggunakan alat AWS (Automatic Weather Station) dan analisis pengolahan data menggunakan WR Plot (Wind Rose Plot). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu korelasi parameter cuaca dan hasil produksi garam di desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan ialah nilai pada tekanan udara -0.65 yang termasuk kategori kuat, suhu 0.90 yang termasuk ketegori sangat kuat, kerapatan udara -0.19 yang termasuk kategori sangat rendah, kelembapan udara -0.89 yang termasuk kategori sangat kuat, dan angin -0.42 yang termasuk kategori sedang. Suhu menjadi parameter cuaca yang paling berpengaruh karena produksi garam yang masih dilakukan secara tradisional yang masih memanfaatkan panas matahari maka suhu memiliki peranan penting pada proses produksi garam. Hasil ini menunjukkan bahwa parameter cuaca memiliki pengaruh pada proses produksi garam terlepas dari seberapa tinggi atau rendah pengaruhnya bagi proses produksi garam itu sendiri.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HIKMATULLAH AHMAD |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Parameter Cuaca, AWS, WR Plot (Wind Rose Plot), |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 10:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13844 |
