TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (445kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (30kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (46kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Lain-lain.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26231-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Limbah tempe merupakan suatu hasil akhir dalam kegiatan pembuatan tempe yang dapat berupa cairan dan padatan seperti kulit kedelai. Limbah tempe berpotensi dijadikan sebagai pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran yang disebabkan oleh limbah cair tempe dengan pengolahan menjadi pupuk organik cair yang diaplikasikan pada tanaman bawang merah. Limbah cair tersebut diambil kemudian ditambahkan EM4 sehingga menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan. POC diberikan dengan persentase yang berbeda – beda pada tiap tanaman, yaitu 0% POC (P0) sebagai kontrol, 25% POC (P1), 50% POC (P2), 75% (P3), 100% (P4) dan pemberian POC multitonik (P5) sebagai pembanding. Pemberian persentase yang berbeda – beda tersebut bertujuan untuk mengetahui perlakuan manakah yang menghasilkan tanaman bawang merah terbaik pada tiap parameter yang diujikan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf 5% dan dilakukan uji lanjut DMRT 5% jika terdapat perbedaan antar perlakuan. Penelitian dilakukan pada UPT. PATPH Dinas Pertanian Sidoarjo pada bulan Maret hingga Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah tempe ini memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Data menunjukkan adanya perbedaan yang nyata pada hampir semua parameter yang diukur, yaitu jumlah daun, tinggi tanaman, bobot basah brangkasan, bobot kering brangkasan, panjang akar, diameter umbi, bobot basah umbi dan bobot kering umbi. Tanaman dengan perlakuan P1 yang diberikan POC sebanyak 25% menunjukkan hasil paling tinggi pada beberapa parameter yang diamati.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SEKAR AYU MAHARANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Pupuk Organik Cair, Limbah Tempe, Pupuk Organik Cair Limbah Tempe, Bawang Merah |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 10:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13763 |
