TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (833kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (369kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Chapter 7.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16893-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Mihfal, Potret Modal Sosial Dalam Aktivitas Perdagangan Ikan Di Pasar Tradisional Pasar Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan) dibawah bimbingan Dr. Sutikno, SE. ME
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan modal sosial yang terjadi di Pasar Tanah Merah pada aktivitas pedagang ikan, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi ke objek penelitian.
Aktivitas yang dilakukan antar pedagang ikan di Pasar Tanah Merah yaitu mendirikan sebuah arisan, arisan ini adalah menabung uang kemudian akan diambil oleh pedagang yang sesuai dengan gilirannya, arisan ini berperan positif terhadap pedagang ikan, yaitu pedagang ikan bisa melakukan hutang piutang untuk membantu permodalan dalam aktivitas perdagangan. Namun untuk menjaga kerukunan antar pedagang ikan harus membayar hutang sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan. Untuk menjaga kerukunan pedagang ikan juga dihimbau untuk tidak menawarkan ikan kepada pembeli yang sudah menjadi pelanggan dari pedagang lainnya, karena setiap pedagang sudah mempunyai pelanggan tetap, maka dari itu setiap pedagang sama-sama saling menghargai sesuatu yang sudah dimiliki. Dalam mengikat pelanggan pedagang ikan menggunakan beberapa cara agar pelanggan terus menjadi pelanggan tetap, yaitu pedagang ikan memberikan harga yang lebih murah kepada pelanggan dikarenakan pelanggan membeli setiap hari, selain itu pedagang ikan juga memberikan sebuah keringanan kepada pelanggan dalam sistem pembayarannya, yaitu menggunakan sistem hutang atau diistilahkan dengan ellat saoran. Ellat saoran ini maksudnya adalah pemebelian yang dilakukan sekarang bisa dibayar besok, sedangkan hari ini melakukan pemabayaran ikan yang sudah dibeli kemaren. Karena sudah dekatnya hubungan pedagang ikan dengan pelanggan menumbuhkan sebuah kepercayaa, adapun bentuk kepercayaan tersebt adalah pedagang ikan dan pelanggan tidak perlu adanya istilah tawar menawar yang panjang seperti yang dilkukan dengan pembeli biasa, pedagang ikan cukup memberi tahu harga ikan yang sebenarnya.
Kata Kunci: Modal Sosial, Pasar Tradisional, Pedagang Ikan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MIHFAL |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Social Capital, Traditional Markets, Fish Traders |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 09:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13694 |
