TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (433kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (33kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (27kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8653-110221100106-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pemerintah daerah se-Indonesia selama periode 2011-2013. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan pemerintah daerah. Selanjutnya data akan dianalisis dengan menggunakan rasio kemandirian, rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan daerah, rasio pertumbuhan PAD, rasio pertumbuhan pendapatan, rasio pertumbuhan belanja, dan rasio efektivitas PAD. Hasil analisis kinerja keuangan dalam penelitian ini dapat disimpulkan pada rasio kemandirian yang menduduki peringkat pertma adalah Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Nias, sedangkan yang menduduki peringkat terakhir adalah Provinsi Papua dan Kabupaten Puncak Jaya. Pada rasio derajat desentralisasi, yang menduduki peringkat pertama adalah Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya, sedangkan yang menduduki peringkat terakhir adalah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Puncak Jaya. Pada rasio ketergantungan daerah, Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Purworejo menduduki peringkat pertama, sedangkan Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya berada di peringkat terakhir. Pada rasio pertumbuhan PAD, terdapat 2 provinsi dan 33 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan, sedangkan 4 provinsi dan 44 kabupaten/kota yang mengalami penurunan. Pada rasio pertumbuhan pendapatan, terdapat 1 provinsi dan 16 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan, sedangkan terdapat 2 provinsi dan 56 kabupaten/kota yang mengalami penurunan. Pada rasio pertumbuhan belanja, terdapat 1 provinsi dan 45 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan, sedangkan terdapat 4 provinsi dan 48 kabupaten/kota yang mengalami penurunan. Kemudian pada rasio efektivitas PAD, Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Maybrat menduduki peringkat pertama, sedangkan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Padang Lawas berada pada peringkat terakhir.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD MARDIANSYAH |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | Pemerintah Daerah; Kinerja Keuangan; Rasio Keuangan |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 09:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13647 |
