TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-Chapter 5 .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26191-APPENDICES .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Implementasi metode pembelajaran blended learning menjadi metode yang banyak diterapkan di era pandemi. Namun, pada penerapannya tidak terlepas dari kekurangan dan juga faktor penghambat yang dapat mempengaruhi kualitas dari penerapan metode pembelajaran tersebut. Berdasarkan observasi yang sudah dilakukan, terdapat perbedaan fasilitas dan juga kondisi yang ada di Kabupaten Lamongan khususnya pada Sekolah Menengah Atas. Dengan kendala tersebut mengakibatkan sekolah masih ragu untuk menerapkan metode blended larning. Maka diperlukan suatu pengukuran untuk mengetahui kualitas dan juga kondisi dari sekolah menengah atas yang ada di kabupaten lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas blended learning yang ada di kabupaten lamongan dan juga menentukan prioritas sekolah dan indikator yang perlu untuk ditingkatkan pada sekolah. Penelitian ini menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis), yang mana metode tersebut digunakan untuk mengetahui indikator yang harus di pertahankan dan di perbaiki. Kemudian untuk perangkingan prioritas sekolah menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting). Dari penelitian ini diketahui bahwasanya tingkat kualitas blended learning pada Kabupaten Lamongan mendapatkan nilai 91,62 dan masih dirasa kurang puas bagi penggunanya sehingga kualitas blended learning bisa ditingkatkan lagi untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan dan untuk prioritas sekolah adalah SMAN 1 BABAT untuk dilakukan prioritas perbaikan dengan indikator prioritas adalah Gangguan Internet, fasilitas internet dan kedisiplinan siswa. Dan dari penelitian ini berhasil menggabungkan metode IPA dan SAW untuk melakukan pengukuran kualitas dan juga perangkingan sekolah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOCH SULTHON ALIF DES SAFRI |
| Department | Sistem Informasi |
| Uncontrolled Keywords | Sistem Pengukuran;Blended Learning;Importance Performance Analysis;Simple Additive Weighting;website;PHP |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Sistem Informasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 09:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13622 |
