TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (121kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (910kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (401kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35661-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (759kB)
Abstract
Perbuatan pencemaran pembuangan sampah di luar tempat yang dilakukan menyebabkan kerugian dan melanggar norma peraturan yang sudah ditetapkan. Secara geografis, Kabupaten Bangkalan terletak di ujung barat Pulau Madura. Kabupaten Bangkalan menjadi pembatas utama dari sisi Surabaya yang dibatasi oleh Jembatan Suramadu, hal ini tentu saja mempengaruhi barang pakai yang digunakan oleh masyarakat Bangkalan itu sendiri. Sehingga berpeluang besar menjadikan tempat penumpukan timbunan sampah atau membludaknya pembuangan sampah di Bangkalan, seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Burneh, Kecamatan Socah, dan Kecamatan Kamal. Pencemaran Pembuangan sampah terjadi karenakan minimnya kesadaran masyarakat terhadahap kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah yang tidak dikelola dengan baik dan benar, dengan tidak pastinya tempat pembuangan akhir menjadi salah satu penyebab banyaknya pembuangan sampah yang menumpuk. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dimana pasal 5 menyebutkan bahwa Pemerintah dan Pemerintahan Daerah bertugas menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan sesuai dengan tujuan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini. Metode penelitian menggunakan empiris dengan pendekatan fakta. Diperkuat dengan pendekatan perundang-undangan yang didasarkan dengan fakta-fakta yang terjadi dalam kasus. Hasil penelitian terhadap isu, peneliti mendapatkan fakta bahwa Tanggung Jawab atas pencemaran pembuangan sampah di Bangkalan belum menemukan solusi yang terbaik, gagalnya Dinas Lingkungan dalam meyakinkan masyarakat untuk pembangunan TPS dan TPA menjadi salah satu acuan bahwa dinas terkait tidak serius dalam pengelolaan sampah. Di dalam PERDA Kabupaten Bangkalan tidak ada sanksi terhadap terjadinya pencemaran pembuangan sampah di Bangkalan hanya terdapat sanksi terhadap pengelolaan sampah yang melanggar ketentuan persyaratan, tetapi belum optimal dan pencemaran lingkungan oleh sampah terus bertambah setiap tahunnya, tidak adanya tempat aduan bagi masyarakat seperti yang diterapkan di daerah-daerah lain menjadi salah satu penyebab oknum pelaku tidak takut melanggar pembuangan sampah. Tentu hal ini perlu dikaji lebih mendalam oleh Pemerintah dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FATLULLAHU MUBAROK |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Tanggungjawab; Pencemaran Sampah; Pengelolaan Sampah |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 09:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13545 |
