TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (983kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (580kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (938kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (577kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (442kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35633-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
Abstract
Skripsi dengan judul “Praktek Bhubuwen Pada Tradisi Remoh Di Desa Banjar Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan (Tinjauan Hukum Ekonomi Islam).” Skripsi ini ditulis untuk menjawab pertanyaan yang disajikan dalam dua rumusan masalah yaitu: Bagaimana praktek bhubuwen pada tradisi remoh di Desa Banjar, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan? dan Bagaimana Tinjauan Hukum Ekonomi Islam terhadap praktek bhubuwen pada tradisi remoh di Desa Banjar, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan?. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianisilis dengan teknik deskriptif dalam menjabarkan praktek bhubuwen pada tradisi remoh di desa Banjar, kecamatan Galis, kabupaten Bangkalan. Selanjutnya data tersebut dianalisis dari perspektif hukum ekonomi Islam dengan teknik kualitatif dalam pola pikir induktif. Berdasarkan praktek yang terjadi dilapangan penulis menemukan kesimpulan bahwa bhubuwen adalah sebuah kegiatan layaknya arisan yang dilakukan oleh tuan rumah dan dihadiri oleh masyarakat sekitar yang telah menjadi anggota. Dalam hal akad qardh dan riba, keduanya dapat menjadi landasan untuk akad yang terjadi dalam bhubuwen pada tradisi remoh, akan tetapi setelah melakukan penelitian lapangan bhubuwen pada tradisi remoh lebih mengarah dan memiliki kesamaan yang lebih banyak dengan akad qardh. Selain itu masyarakat Madura menganggap bhubuwen pada tradisi remoh sebagai sebuah tradisi utang-piutang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bhubuwen pada tradisi remoh menggunakan akad hutang-piutang “qardh”. Setelah dianalisis ditemukan bahwa aspek kemudharatan yang lebih banyak terjadi dari pada segi manfaatnya. Penulis menyarankan bagi anggota bhubhuwen agar memiliki rasa tanggung jawab untuk melunasi atau mengembalikan hutang yang dilakukan dalam transaksi bhubuwen pada tradisi remoh secara baik-baik bukan dengan cara melarikan diri, karena melarikan diri bukan solusi untuk mengahapi masalah, juga akan menimbulkan perseteruan antar anggota.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LUTFIYA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Tradisi; Remoh; zardh |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 09:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13471 |
