TRUNOJOYO-KP-26155-190351100007-MBKM ANANTA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Sampah plastik merupakan salah satu faktor utama dalam kerusakan
lingkungan karena sifatnya yang sangat sulit terurai. Perubahan ukuran sampah
plastik terjadi karena proses degradasi yang dapat mengubah polimer plastik.
Degradasi ini selanjutnya dapat mengakibatkan perubahan bentuk, ukuran
maupun warna plastik. Sebagian besar proses degradasi terjadi di lingkungan
pantai karena tingginya tingkat paparan sinar matahari, abrasi fisik oleh
gelombang, ketersediaan oksigen serta turbulensi. Zat partikel makroplastik akan
terdegradasi kemudian membentuk retakan sehingga akan terbagi menjadi partikel
mikroplastik (Yona et al., 2020)
Bagian terkecil dari plastik setelah mengalami proses degradasi dikenal
dengan mikroplastik. Mikroplastik memiliki ukuran partikel dengan rentang
ukuran 0,3 mm – >5 mm. Mikroplastik tidak dapat dengan mudah dihilangkan
dari lingkungan perairan dan plastik merupakan bahan yang sangat persisten. Mikroplastik yang masuk ke lingkungan akan terakumulasi di perairan dan tidak
mudah dihilangkan karena sifatnya yang persisten. Banyaknya kelimpahan
mikroplastik sangat dipengaruhi oleh aktivitas dan sumber pencemarnya
(Ayuningtyas, 2019).
Sungai Brantas berperan penting dalam peranan Sungai di Jawa Timur
sebagai sungai irigasi dalam sektor persawahan. Air kali Brantas menghasilkan
listrik 1 milyar kWh pertahun, menyediakan air baku untuk industri 144 m3
dan PDAM 243 juta m3 pertahun, pariwisata, pertambangan dan penggalian, sarana
media belajar, dan ruang bagi keanekaragaman hayati seperti ratusan serangga
yang berperan penting dalam penyerbukan, puluhan burung dan organisme
perairan lainnya. Kawasan hilir Sungai Brantas merupakan daerah aliran sungai
yang kurang baik dalam upaya penanggulangan pencemaran. Wilayah ini meliputi
kawasan Mojokerto hingga Surabaya dimana pengelolahan air limbah yang masuk
ke perairan belum terkelola dengan baik (Sholikhah and Zunariyah, 2020).
Sampah yang dibuang diwilayah sungai akan menjadi limbah dan jika
dikelola dengan baik tidak akan menimbulkan pencemaran dan jika tidak dikelola
maka akan timbul pencemaran, salah satunya bisa dilihat pada Sungai Brantas,
yang sekarang belum tertangani. Masalah dalam pengelolahan limbah adalah
sampah plastik yang ada karena masyarakat sekitar bantaran sungai kurang sadar
akan bahaya sampah plastik, sehingga diperlukan upaya untuk mengedukasi
kesadaran masyarakat dalam pengelolahan sampah, agar pengelolahan sampah
plastik ini dapat mengurangi kandungan mikroplastik di perairan tersebut. Dalam
penegakan sampah plastik ini butuh dilakukan upaya-upaya yang berkelanjutan
untuk memantau keadaan perairan dan juga daerah bantaran sungai itu sendiri.
Salah satu lembaga yang konsisten terhadap keadaan perairan Sungai Brantas
adalah lembaga ECOTON (Ecological Observation and Wetlands Conservation).
Lembaga ini merupakan lembaga yang bergerak dibidang lingkungan khususnya
lahan basah seperti sungai.
ECOTON juga fokus dalam pemantauan keberadaan limbah plastik yang sudah
terdregadasi menjadi mikroplastik. penelitian tentang mikroplastik. ECOTON
juga mengembangkan daerah suaka ikan di lingkungan sekitar daerah tersebut,
selain itu juga melakukan kegiatan survei sosial tentang persepsi masyarakat terhadap permasalahan limbah. Kegiatan seperti advokasi juga dilakukan untuk
mengevaluasi bahaya limbah plastik kepada masyarakat sekitar sungai di
ECOTON dengan membuat press realese dan surat pengaduan kepada pihak
terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup.
Dari hal tersebut diatas, dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan, dilakukan
program Magang Industri bagi Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan
MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANANTA PUTRA KARSA |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | LIMBAH MIKROPLASTIK; SUNGAI BRANTAS |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 09:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13468 |
