TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35601-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
Abstract
Alat kontrasepsi merupakan sarana untuk mengatur, membatasi, atau menghentikan kehamilan. Secara hukum, penggunaannya telah menjadi bagian dari upaya kesehatan reproduksi anak usia sekolah dan remaja, sebagaimana diatur dalam Pasal 103 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan (PP Kesehatan). PP Kesehatan mengatur penyediaan alat kontrasepsi kepada anak, namun tidak mencantumkan aspek promosinya. Sebaliknya, Pasal 408 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional) melarang promosi alat kontrasepsi kepada anak, tetapi tidak mengatur sanksi atas penyediaannya. Oleh karena itu, penelitian ini hendak mengkaji apakah norma dalam Pasal 408 KUHP Nasional bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lain yang relevan, serta implikasi yuridis yang dapat timbul dari adanya perbedaan pengaturan terkait penyediaan dan promosi alat kontrasepsi kepada anak tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Bahan hukum berupa bahan hukum primer yakni KUHP Nasional dan PP Kesehatan, serta bahan hukum sekunder yakni buku teks, artikel jurnal, dan literatur lain yang relevan. Keseluruhan bahan hukum dianalisis secara deskriptif kualitatif, dan ditarik kesimpulannya secara deduktif. Penelitian ini menggunakan teori Stufenbau oleh Hans Kelsen untuk menganalisis kontradiksi antara norma hukum yang ada, serta teori normatif-dogmatik tentang kepastian hukum untuk mengkaji implikasi yuridis yang timbul dari pertentangan norma tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, Pasal 408 KUHP Nasional bertentangan dengan PP Kesehatan. Kedua, terdapat implikasi yuridis yang timbul dari pertentangan tersebut berupa ketidakpastian hukum, baik bagi anak, maupun bagi pihak berwenang di bidang kesehatan yang menjalankan tugasnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MEYLANI KARTIKA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kontradiksi dan Kekaburan Norma; Penyediaan dan Promosi Alat Kontrasepsi; Anak |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 08:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13389 |
