TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (236kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35598-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Hijriani Fitriyah 210521100029. Program Studi Sosiologi. Hibriditas Budaya Nyadar (Studi Fenomenologi Pada Masyarakat Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep).Tujuan dari Penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana hibriditas budaya Nyadar yang dilakukan oleh masyarakat Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan teori hibriditas Homi K. Bhaba sebagai pisau analisis untuk menjelaskan mengenai Hibriditas pada Upacara Nyadar di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan sasaran informan yaitu juru kunci makam Syekh Anggasuto, seseppu, masyarakat, dan Sekertaris Desa. Kemudian analisis data menggunakan model analisis Miles & Huberman dan diperiksakeabsahannya dengan triangulasi sumber.Hasil dari penelitian ini bahwa, Upacara Nyadar di Desa Pinggirpapas merupakan wujud hibriditas budaya yang memadukan tradisi luhur masyarakat Pinggirpapas dengan pengaruh ajaran Islam dan juga budaya luar yaitu Bali. Hibriditas ini tercermin dalam berbagai aspek seperti tata cara ritual, doa-doa yang menggunakan bahasa Arab dan Madura, serta penggunaan simbol-simbol yang menggambarkan perpaduan nilai agama dan kultur. Di mana pada Nyadar pertama terdapat pembersihan leluhur dengan cara membersihkan area makam yang biasa disebut dengan Ngangorap, Nyadar kedua yaitu penyucian diri di mana saat datang ke upacara Nyadar harus bersih pikiran dan juga niat kalau dari awal niatnya sudah rusak maka dipercaya akan mendatangkan bala’ pada orang yang merusak niat, sedangkan Nyadar ketiga atau Nyadar Terakhir yaitu sakralitas yang dilakukan di buju’ dan sudah konsisten dilakukan setiap tahun yang sudah menjadi sakralitas bagi masyarakat Pinggirpapas.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HIJRIANI FITRIYAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Hibriditas; Budaya Nyadar; Masyarakat Desa Pinggirpapas |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 08:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:59 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13379 |
