TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35564-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
Abstract
Fitriana Nur Cahyani. 210521100006. Program Studi Sosiologi. Konstruksi Sosial Labeling Perawan Tua pada Masyarakat Desa Geger Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi sosial terhadap perempuan yang belum menikah di usia tertentu di Desa Geger, serta faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya stigma “perawan tua”. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang menjelaskan bagaimana realitas sosial dibentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, melibatkan perempuan yang belum menikah di usia lebih dari 21 tahun, masyarakat Desa Geger, serta tokoh adat yang memahami budaya setempat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik pemeriksaan keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma "perawan tua" di Desa Geger terbentuk melalui konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh norma budaya yang mengharuskan perempuan menikah di usia muda. Masyarakat masih menganggap bahwa pernikahan adalah kewajiban perempuan, sehingga mereka yang belum menikah pada usia yang dianggap matang sering kali mengalami tekanan sosial, berupa cibiran, pertanyaan berulang, hingga perjodohan paksa. Faktor utama yang melatarbelakangi konstruksi ini adalah budaya patriarki yang masih kuat, kontrol sosial dari keluarga dan lingkungan, serta ekspektasi terhadap perempuan untuk menjalankan peran domestik. Meskipun terdapat perubahan sosial akibat perkembangan pendidikan dan modernisasi, norma tradisional masih sangat dominan dalam membentuk realitas sosial perempuan lajang di Desa Geger.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FITRIANA NUR CAHYANI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konstruksi Sosial; Perawan Tua; Masyarakat Desa Geger |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 08:20 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13263 |
