TRUNOJOYO-KP-26075-190351100002-MBKM SILFI MAULIDATUR ROHMAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Limbah adalah sisa dari suatu aktivitas usaha atau kegiatan manusia.
Limbah dapat membawa dampak negatif bagi lingkungan, contoh limbah
yang banyak di temui dan sangat berbahaya yaitu plastik (Pitoyo et al.,
2016). Plastik adalah bahan polimer sintesis yang terbuat dari proses
polimerisasi. Keberadaan plastik di kehidupan manusia banyak
dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas kehidupan. Plastik memiliki
karakteristik yang sulit terdegradasi di alam menjadikan plastik sebagai
limbah terbesar yang keberadaannya memberikan dampak buruk terhadap
keseimbangan lingkungan. Konsumsi plastik mengalami peningkatan
selama beberapa tahun terakhir yang berakibat terhadap peningkatan
jumlah sampah plastik di lingkungan (Asia Zainul, 2017).
Data kementrian lingkungan hidup dan kehutanan pada tahun 2020
menunjukkan bahwa 18,5% dari total 35,48 juta ton sampah nasional
berupa sampah plastik yaitu sekitar 6,56 juta ton sampah plastik dihasilkan
sepanjang tahun 2020 (Rania Yolanda Hendra Saputra, 2021). Plastik
merupakan salah satu sampah terbesar yang ditemukan diperairan laut
hingga mencapai 90% dari total sampah secara keseluruhan. Sampah
plastik dapat menjadi potensi ancaman bagi makhluk hidup ketika sampah
plastik menjadi partikel berukuran mikro dan nano, ancaman tersebut
memberikan gambaran bahwa partikel plastik sudah masuk dalam jaring
makanan atau food web.
Mikroplastik adalah bagian terkecil atau partikel dari plastik setelah
mengalami proses degradasi. Mikroplastik memiliki ukuran 0,3 mm 5
mm, mikroplastik memiliki berbagai macam jenis, warna dan ukuran.
Mikroplastik merupakan partikel yang sangat sulit di hilangkan
keberadaanya dalam perairan, keberadaan mikroplastik ditemukan di
permukaan laut hampir 85% dengan ukuran dan jenis yang bervariasi.
Identifikasi keberadaan mikroplastik dapat dilakukan dengan menggunakan
biota perairan seperti bivalvia (Ayuningtyas, 2019).
Bivalvia adalah moluska yang memiliki cangkang setangkup berbentuk
simetri bilateral dengan otot aduktor dan reduktor (Ginting et al,2017).
Akumulasi mikroplastik pada periaran dapat di identifikasi menggunakan
bivalvia karena bivalvia merupakan organisme filter feeder yang memakan semua bahan yang ada di sedimen lingkungan hidupnya. Bivalvia
merupakan salah satu kelompok organisme invertebrata yang banyak
ditemukan di daerah intertidal, bivalvia memiliki kemampuan adaptasi
khusus terhadap lingkungan yang mendapat tekanan fisika dan kimia (Rudi
et al, 2017).
Sungai Brantas merupakan salah satu sungai terbesar di Jawa Timur
setelah Sungai Bengawan Solo. Berkembangnya kegiatan masyarakat di
sepanjang aliran Sungai Brantas memberikan pengaruh terhadap kondisi
ekosistem Sungai Brantas karena limbah yang dihasilkan dari kegiatan
masyarakat dibuang secara langsung ke badan perairan Sungai Brantas
(Lusiana et al., 2020). Permasalahan yang banyak ditemukan di Sungai
Brantas yaitu permasalahan di bagian hulu sungai akibat alih fungsi lahan
dan logging, banyaknya bangunan liar di bantaran sungai, pencemaran
domestik dari aktivitas rumah tangga, dan pencemaran limbah industri
yang telah melebihi baku mutu (Sholikhah Zunariyah, 2020). Dampak
dari permasalahan-permasalahan tersebut dapat merubah ekosistem
sungai menjadi buruk sehingga Penelitian tentang identifikasi mikroplastik
di perairan Sungai Brantas perlu dilakukan. Pemilihan lokasi sungai
didasarkan pada pemanfaatan sungai dan pemilihan biota bivalvia karena
termasuk biota yang termasuk bioindikator dan memiliki kebiasaan makan
filter feeder.
ECOTON merupakan lembaga yang bergerak di bidang kajian ekologi
dan konservasi lingkungan khususnya pada lahan basah dan sungai.
ECOTON telah banyak melakukan berbagai macam kajian lingkungan
seperti sampah, mikroplastik, biotilik dan sebagainya dengan strategi yang
partisipatif, edukatif dan advokasi. Kegiatan penelitian ini dilakukan secara
bersama dalam kegiatan magang industri Merdeka Belajar Kampus
Merdeka (MBKM) di ECOTON yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan dan potensi mahasiswa baik soft skill maupun hard skill.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SILFI MAULIDATUR ROHMAH |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | LIMBAH MIKROPLASTIK; SUNGAI BRANTAS |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 07:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13156 |
