TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (822kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (482kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (841kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16771-150531100080_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (721kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi transendental tradisi Mayangi di Desa Maindu Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan. Alasan mengambil penelitian ini dikarenakan di dalam suku Jawa ada kepercayaan anak yang nandang sukerto harus dimayangi agar tidak dimangsa Batara Kala. Selain itu dipercaya bahwa anak yang nandang sukerto (energi negatif) mempunyai sengkala dalam tubuhnya.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa menjelang prosesi, saat prosesi dan simbol-simbol yang yang digunakan selama prosesi Mayangi merupakan bentuk komunikasi transendental baik secara langsung maupun melalui media simbol-simbol yang digunakan. Komunikasi ini dilakukan baik oleh dalang maupun orang tua anak yang diwayangi kepada Tuhan Yang Maha Esa, dewa, roh-roh dan nabi. Tradisi Mayangi tersebut dalam rangka membuang sengkala pada anak sehingga dijauhkan dari marabahaya dan dilancarkan dalam hidupnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IDA ERVIANA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Komunikasi Transendental, Mayangi, Prosesi, Makna, Proses, Simbol. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 07:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13111 |
