ANALISIS RESIDU ANTIBIOTIK KLORAMFENIKOL PADA PRODUK PERIKANAN DI BALAI PENGUJIAN MUTU HASIL PERIKANAN KELAS A PROVINSI JAWA TENGAH

SHAFIRA MUTIA RAHMAH (2022) ANALISIS RESIDU ANTIBIOTIK KLORAMFENIKOL PADA PRODUK PERIKANAN DI BALAI PENGUJIAN MUTU HASIL PERIKANAN KELAS A PROVINSI JAWA TENGAH. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-26058-190361100030-SHAFIRA MUTIA RAHMAH 190351100030 LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-26058-190361100030-SHAFIRA MUTIA RAHMAH 190351100030 LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Antibiotik dalam aktivitas perikanan digunakan sebagai komponen
tambahan dalam pemeliharaan ikan atau udang, dalam pemberian bahan
antibiotik pada makanan ikan atau udang dapat membantu untuk mencegah
terjangkitnya penyakit yang disebabkan karena kuman serta digunakan dalam
mempercepat pertumbuhan ikan atau udang. Antibiotik yang digunakan dalam
pencegahan penyakit pada budidaya perikanan menyebabkan efek samping bagi
konsumen serta lingkungan. Konsumsi produk perikanan dan bahan pangan
lainnya yang mengandung antibiotik melebihi ambang batas maksimum dapat
menimbulkan kelainan fisiologis pada manusia, perubahan jumlah mikroflora
keracunan, kegagalan terapi karena resistensi, serta adanya reaksi alergi
(Pawestri et al., 2019). Hal inilah yang menjadi salah satu alasan terhadap
penolakan hasil perikanan yang diduga masih menggunakan antibiotik. Antibiotik
chloramphenicol yang terkandung dalam produk perikanan dapat berasal dari
biota perikanan yang telah terpapar antibiotik pada saat pemeliharaan sehingga
meninggalkan residu dalam tubuhnya. Habitat biota perikanan juga dapat
mempengaruhi adanya kontaminasi antibiotik akibat dari lingkungannya yang
telah tercemar (Maurina Sipahutar, 2021).
Antibiotik dengan kadar yang tidak sesuai berpotensi menimbulkan
akumulasi residu antibiotik pada jaringan dan menyebabkan dampak buruk efek kesehatan manusia apabila mengkonsumsinya, dan adanya antibiotik dalam
ambang batas maksimal akan menurunkan kualitas mutu produk perikanan
sehingga hal ini dapat mempengaruhi penolakan terhadap produk ekspor hasil
perikanan ke negara lain. Oleh karena itu, perlu dilakukan Praktek Kerja Lapang
(PKL) untuk mengetahui dan memahami teknik analisis residu antibiotik pada
komoditas perikanan menggunakan metode ELISA (Enzyme Linked
Imunnosorbent Assay) dengan baik dan tepat, yang pengujiannya berada di Balai
Pengujian Mutu Hasil Perikanan Kelas A Semarang Jawa Tengah yang
merupakan salah satu instansi dengan memberikan pelayanan pengujian
kandungan residu antibiotik pada produk perikanan yang sesuai dengan nilai
Maksimum Residu Limit (MRL) yang telah ditetapkan pada komoditas perikanan
berdasarkan standar regulasi SNI 7587.3:2010.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SHAFIRA MUTIA RAHMAH
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords RESIDU ANTIBIOTIK KLORAMFENIKOL; BALAI PENGUJIAN MUTU HASIL PERIKANAN KELAS A PROVINSI JAWA TENGAH
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 07:49
Last Modified 24 Oct 2026 16:58
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13109

Actions (login required)

View Item
View Item