TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (249kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26057-180111100199_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
Abstract
ABSTRAKrnAborsi merupakan pengeluaran embrio secara paksa dari dalam kandungan, aborsi dilarang di Indonesia sesuai dengan Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Tindak pidana aborsi banyak dilakukan secara ilegal dengan cara mengkonsumsi obat-oabatan aborsi, kondisi ini yang kemudian menyebabkan peredaran obat aborsi secara ilegal semakin tidak terkendali, seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Sumenep, yang mana banyak pemakaian obat aborsi secara bebas yang bisa di beli secara online (melalui shopee, Tokopedia lazada, Facebook Instagram ).rnMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang- undaan dan pendektan konseptual Jenis data yang digunakan meliputi data primer, sekunder dan tersier yang akan dianalisis secara deskriptif-kualitatif.rnBerdasarkan hasil penelitian yang dilukan, pelaku yang menjual obat aborsi secara online dan tidak memiliki izin secara hukum patut bertanggungjawab karena telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 196, dengan pertanggungjawaban pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah), dan dalam Pasal 197 yaitu pidana penjara paling lama 15 (lima belas)tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).rnKata kunci : Aborsi- obat-ilegal
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ILUL LISA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Aborsi- obat-ilegal |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 07:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13106 |
