PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI DESA DEMPO TIMUR MELALUI KETERAMPILAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN

Indriyani; Mario Hod Mangaraja Sihotang (2025) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI DESA DEMPO TIMUR MELALUI KETERAMPILAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-35505-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-35505-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Desa Dempo Timur merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pasean Kabupaten
Pamekasan. Desa Dempo Timur terdiri dari 9 dusun yakni Dusun Baruh, Beringan, Duko, Duwa’pote,
Kaljan, Mujang, Pajagungan Atas, Pajangungan Bawah, dan Pancor. Menurut data dari statistika letak
geografis Desa Dempo Timur berada pada rentang koordinat lintang -6.91804 dengan bentang wilayah
pegunungan dan perbukitan. Desa Dempo Timur termasuk daerah yang beriklim tropis, dimana terdapat
sumber daya alam yang melimpah, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam tersebut
untuk melakukan aktivitas ekonomi berupa pertanian, perkebunan, peternakan dan perdagangan. Luas
wilayah Desa Dempo Timur yaitu ± 8.247,219 ha 82,473 km2 dengan jumlah total penduduk mencapai
4.940 jiwa yang sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani. Komoditas yang banyak
ditanam di Desa Dempo Timur adalah bawang merah, tembakau, padi, jagung, kelapa, dan sayur mayur
untuk menunjang perekonomian.
Petani di Desa Dempo Timur menghadapi beberapa kendala dalam proses budidaya tanaman antara
lain, ketergantungan tinggi pada pupuk kimia, kelangkaan pupuk menjelang musim tanam, harga pupuk
yang mahal, serangan hama yang sulit dikendalikan, keterbatasan sumber air, serta rendahnya pemanfaatan
bahan organik dan limbah pertanian. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, seperti urea, rata-rata
mencapai 300–600 kg per hektar, jauh melebihi rekomendasi Kementerian Pertanian yang hanya 200–250
kg per hektar, hal ini menyebabkan penurunan kualitas kesuburan tanah secara biologis, fisik, dan kimia,
serta berpotensi mengurangi produktivitas lahan (Fadilah et al., 2020). Efek penggunaan pupuk kimia yang
berlebih yaitu, dapat menjadikan tanah semakin keras, selain keras tanah juga tidak mampu menyimpan air
sehingga tanah akan cepat bersifat asam yang dapat menyebabkan mikroorganisme dan hewan tanah akan
mati, akibatnya tanah tidak dapat membuat makanan atau unsur haranya sendiri yang menyebabkan
keseimbangan unsur hara dalam tanah terganggu (Qomariah dan Mawardi, 2024)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Indriyani; Mario Hod Mangaraja Sihotang
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords Petani Desa Dempo; Pertanian Ramah Lingkungan; Pupuk Ramah lingkungan
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 07:42
Last Modified 24 Oct 2026 16:58
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13076

Actions (login required)

View Item
View Item