TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8520-120311100033_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Upaya peningkatan produksi kecipir dapat dilakukan salah satunya dengan pemberian zat pengatur tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian giberelin dan asal benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.). Penelitian ini dilaksanakan di desa Gilianyar kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan dengan ketinggian tempat ±5 m dpl dengan jenis tanah grumusol pada bulan Desember 2015 – Mei 2016. Percobaan disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial dengan 3 ulangan terdiri dari 4 taraf konsentrasi, yaitu G0 : 0 ppm, G1 : 40 ppm, G2 : 80 ppm, dan G3 : 120 ppm. Dan asal benih A1 : asal Bangkalan dan A2 : asal Sumenep. Perbandingan benih asal Bangkalan dan Sumenep menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata pada semua parameter, namun cenderung lebih baik pada benih asal Bangkalan. Sedangkan pemberian giberelin menunjukkan ada perbedaan yang nyata dibandingkan kontrol pada semua parameter. Pemberian giberelin pada benih asal Bangkalan dengan konsentrasi 80 ppm meningkatkan jumlah bunga, jumlah bunga rontok, panjang polong, dan total jumlah polong, sedangkan pemberian giberelin dengan konsentrasi 120 ppm meningkatkan panjang tanaman, jumlah daun, bobot polong, dan total bobot polong. Pemberian giberelin pada benih asal Sumenep dengan konsentrasi 80 ppm meningkatkan jumlah bunga dan jumlah bunga rontok, sedangkan pemberian giberelin dengan konsentrasi 120 ppm meningkatkan panjang tanaman, jumlah daun, jumlah polong, bobot polong, panjang polong, total jumlah polong, dan total bobot polong.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOR IZZATY FAZILAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | asal benih;giberelin;kecipir |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 07:36 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13042 |
