Tradisi Sangkolan Di Desa Karduluk: Perspektif Antropologi Terhadap Fiqih Islam

AHMAD KHOLIYUDANI (2025) Tradisi Sangkolan Di Desa Karduluk: Perspektif Antropologi Terhadap Fiqih Islam. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35488-Publikasi Artikel.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35488-Publikasi Artikel.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (870kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi Sangkolan di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, yang mengintegrasikan hukum adat dan hukum Islam dalam pewarisan. Meskipun Sangkolan penting dalam masyarakat Madura, kajian dari perspektif fikih Islam melalui pendekatan antropologi masih jarang dilakukan. Sangkolan, yang berlangsung turun-temurun, sering kali menimbulkan kompleksitas hukum dan menunjukkan keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap hukum waris Islam. Lebih dari sekadar distribusi warisan, Sangkolan memperkuat ikatan keluarga dan kohesi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Melalui pendekatan antropologi hukum Islam, penelitian ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Madura menggabungkan norma keagamaan dengan kearifan lokal, membentuk kerangka adaptif dalam pembagian warisan. Temuan utama penelitian ini mengungkapkan bahwa Sangkolan berperan sebagai model adaptasi hukum Islam berbasis budaya, memadukan prinsip-prinsip fikih dengan nilai-nilai lokal untuk menciptakan mekanisme warisan yang berkeadilan sosial dan sesuai dengan konteks budaya Madura.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
AHMAD KHOLIYUDANI
Department Hukum Bisnis Syariah
Uncontrolled Keywords Tradisi; Sangkolan; Antropologi; Fiqih
Divisions Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 07:32
Last Modified 24 Oct 2026 16:58
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/13023

Actions (login required)

View Item
View Item