TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_cover..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (926kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_conclusing.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8508-120311100090_appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman Tapak Dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don) lokal putih akibat perendaman biji dalam ekstrak daun tapak dara. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2015 hingga Februari 2016 pada pertengahan musim hujan, pelaksanaan di desa Gili timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan yang terletak 5 m dpl. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design) dengan 5 ulangan. Perlakuan terhadap benih tapak dara sebelum ditanam adalah merendam terlebih dahulu dalam ekstrak daun tapak dara dengan lama perendaman yang berbeda yaitu H1 (tanpa perendaman), H2 (perendaman 4 jam), H3 (perendaman 8 jam), H4 (perendaman 12 jam), H5 (perendaman 16 jam). Variabel yang diamati meliputi: terbentuknya daun pertama, tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah akar, akar terpanjang, terbentuknya bunga pertama, bobot basah dan bobot kering tanaman tapak dara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman biji dalam ekstrak daun tapak dara berpengaruh nyata terhadap variabel terbentuknya daun pertama, tinggi tanaman, luas daun, akar terpanjang, dan total bobot basah tanaman. Tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah akar, total bobot kering tanaman, dan terbentuknya bunga pertama. Perendaman selama 12 dan 16 jam memberikan hasil yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANA SETYONINGSIH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Catharantus roseus; lama perendaman; ekstrak daun tapak dara |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 07:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12983 |
