PEMELIHARAAN PADA TANAMAN JAMBU BIJI (Psidium guajava ) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASARI WISATAJAYA KOTA MALANG BATU JAWA TIMUR

DARDIRI (2021) PEMELIHARAAN PADA TANAMAN JAMBU BIJI (Psidium guajava ) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASARI WISATAJAYA KOTA MALANG BATU JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-25988-180311100160-laporan pkl dardiri.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-25988-180311100160-laporan pkl dardiri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan penting
dalam penghasil bahan pangan yang dibutuhkan oleh manusia. Hortikultura
merupakan salah satu dari bagian dari sektor pertanian yang mempunyai
prospek cerah dimasa yang akan datang, karena produk hortikultura sangat
dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berkaitan dengan
semakin meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang arti pentingnya gizi,
meningkatnya pendapatan perkapital serta pertumbuhan agroindustri. Tanaman
buah merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura.
Jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tanaman produk
hortikultura yang tergolong tanaman bukan asli dari Indonesia. Tanaman ini
pertama kali ditemukan di Amerika Tengah dan telah menyebar di beberapa
Negara seperti Thailand, Taiwan, Jepang, Malaysia, Australia, dan Indonesia.
Hingga saat ini di Indonesia jambu biji telah banayk dibudidayakan dan
menyebar di daerah-daerah Jawa (Winarso, 2009).
Buah jambu biji mempunyai banyak kandungan gizi seperti kalsium,
mineral, fosfor, zat besi dan protein serta memiliki beberapa vitamin yang banyak
diperlukan tubuh seperti vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B6. Hasil penelitian
ahli gizi Indonesia Dr. Samuel Oetro memperlihatkan bahwa jambu biji
mengandung vitamin C empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan buah jeruk
yang selama ini diidentifikasikan sebagai sumber vitamin C yang bermafaat
sebagai antioksidan da meningkatkan system kekebalan tubuh (Wayan, 2013).
Kandungan dalam 100 g buah jambu biji masak mengandung 87,00 mg vitamin
C dan 86,00 mg air. Kandungan vitamin dan mineral baik bagi tubuh.
Kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi buah menjadikan
permintaan jambu biji meningkat. Disamping itu, adanya kebijakan pemerintah
tentang pembatasan import buah yang diatur dalam peraturan Mentri
Perdagangan Nomor 60 tahun 2012 tentang ketentuan import produk
hortikultura. Hal tersebut menyebabkan permintaan buah lokal semakin
meningkat (Zaubin, 2002).
Budidaya jambu biji di Indonesia baru mempunyai total luas lahan
berkisar 14.203 ha dengan produksi 937,412 ton/tahun (BPS, 2012). Tanaman
jambu biji sangat mudah dibudidayakan, sehingga dengan cepat berkembang di
berbagai tempat. Mudahnya membudidayakan tanaman jambu biji dapat menjadi alternatif budidaya dalam memanfaatkan lahan pekarangan, sebagaimana
sedang digiatkan oleh Kementrian Pertanian melaui program Kawasan Rumah
Pangan Lestari (KPRL), sehingga dari lahan pekarangan dapat memberikan
sumbangsih bagi penghasilan keluarga petani.Salah satu penyebab lambatnya
perkembangan budidaya jambu biji berdaging merah ialah tidak tersedianya bibit
unggul dengan kondisi baik. Selain itu, perawatan atau pemeliharaan yang tidak
maksimal sehingga menghasilkan tanaman yang produktifitasnya rendah. Faktor
pemeliharaan yang mepengaruhi produksi salah satunya adalah pengairan,
pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama penyakit dan lain sebagainya.
PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Kota Wisata Batu, Malang Jawa
Timur atau yang lebih dikenal dengan sebutan nama PT. Kusuma Agrowisata
merupakan salah satu badan yang bergerak dalam bidang agrowisata,
perhotelan, properti, dan industri. Untuk bidang agrowisata bergerak dalam
bidang jasa pariwisata berbasis usaha pertanian dengan menggunakan sarana
wisata petik buah. Pada bidang agrowisata terdapat budidaya tanaman tahunan
(BTT) dan budidaya tanaman semusim (BTS). Salah satu komoditas buah yang
dibudidayakan di Kusuma Agrowisata adalah jambu biji jenis pink guava yang
mulai dibudidayaka sejak tahun 2005.
Jambu pink guava merupakan persilangan jambu merah getas dengan
jambu lokal yang menghasilkan jambu dengan daging buah berwarna merah
muda. Jambu biji jenis ini memiliki potensi potensi pasar yang cukup besar
apabila dipelajari lebih dalam mengenai keunggulan dan manfaat serta budidaya
dan perawatannya agar hasil produksi yang dicapai dapat optimal. Untuk
meningkatkan hasil produksi dapat dilakukan dengan cara pemeliharaan yang
meliputi pengairan, pemupukan, pemangkasan, penjarangan buah dan
pengendalian hama penyakit

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
DARDIRI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords JAMBU BIJI; PT. KUSUMA SATRIA DINASARI WISATAJAYA KOTA MALANG BATU JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 06:55
Last Modified 24 Oct 2026 16:58
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12845

Actions (login required)

View Item
View Item