TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-ABSTRAK.pdf
Download (281kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-CHAPTER_1.pdf
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-CHAPTER_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-CHAPTER_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-CHAPTER_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (889kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (369kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16696-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
Abstract
Pulau Gili Labak merupakan daerah yang memiliki ekosistem terumbu karang yang masih baik, termasuk biota-biota yang hidup di dalamnya. Spons merupakan salah satu kelompok biota yang berpotensi sebagai penghasil senyawa metabolit sekunder dan memiliki sifat bioaktif. Spons dapat mengakumulasi bakteri dan jamur didalam tubuhnya. Menurut beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dapat ditemukan pada spons kelas Demospongia. Senyawa antibiotik baru sangat berguna untuk melawan bakteri patogen yang telah kebal terhadap beberapa antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi jamur simbion spons yang mampu melawan bakteri patogen Staphylociccus aureus dan Escherichia coli. Sampel spons diambil dari perairan pulau Gili Labak, Sumenep Jawa Timur. Didapat 2 sampel spons yang berhasil diisolasi. Isolasi jamur simbion menggunakan media PDA. Purifikasi jamur simbion menggunakan metode goresan. Hasil purifikasi mendapatkan 5 isolat jamur dari 2 sampel spons. Uji pendahuluan dilakukan dengan metode difusi agar dan yang berhasil aktif adalah isolat jamur simbion yang berkode GL-S2-02. Selanjutnya dilakukan proses kultur jamur. Setelah itu dilakukan proses ekstraksi. Kemudian dilakukan uji ekstrak jamur dengan metode difusi cakram. Hasil uji menunjukan bahwa ekstrak jamur simbion Spons kelas Demospongia (Aaptos aaptos) dengan konsentrasi 250 μg/disk mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen dengan nilai rata-rata E. coli 3,5 mm dan S.aureus 3,2 mm. Hasil identifikasi molekuler jamur menunjukkan jenis isolat jamur yang aktif adalah jenis Penicillium citrinium. Kesimpulan dari penelitian adalah isolate jamur yang berasal dari spons Aaptos aaptos berpotensi sebagai penghasil senyawa bioaktif untuk melawan bakteri yang telah resisten terhadap beberapa antibiotik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AHMAD RUDIANTO |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | senyawa bioaktif, spons, antibakteri, jamur simbion |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 06:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12768 |
