TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (46kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8426-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (450kB)
Abstract
ABSTRAK
Perbuatan pidana diartikan sebagai perbuatan yang dilarang oleh suatu
aturan hukum, larangan mana disertai ancaman (sanksi) yang berupa pidana
tertentu bagi barangsiapa melanggar larangan tersebut. Dalam perkembangannya
banyak operandi tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku diantaranya
melibatkan persewaan mobil dan pegadaian. Persewaan mobil menyewakan
mobilnya kepada penyewa, tentu saja tidak untuk dimiliki melainkan hanya untuk
digunakan beberapa waktu sesuai dengan perjanjian dan akan dikembalikan
kepada pemiiliknya yaitu persewaan mobil tepat pada waktunya. Penyewa mobil
yang telah membawa mobil beserta STNK tersebut dengan niat tidak baik
menggadaikan mobil sewaan pada pegadaian. Anehnya lembaga pegadaian
tersebut menerima mobil yang diserahkan beserta STNKnya yang jelas-jelas
nama identitas pemberi gadai tidak sama dengan nama yang tertera didalam
STNK.
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian empiris yang
didasarkan fakta, realita dalam permasalahan yang sudah ada dilapangan.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris yaitu cara
prosedur yang dipergunakan memecahkan masalah penelitian dengan meneliti
data sekunder dahulu kemudian dilanjutkan mengadakan penelitian data primer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : memperlakukan mobil sewa
seakan-akan mobil tersebut milik sendiri kemudian mobil digadaikan pada
lembaga pegadaian, maka penyewa mobil atau pemberi gadai dapat dikatakan
telah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana Pasal 372 KUHP
penerima gadai atau lembaga pegadaian dapat bertanggungjawab secara pidana
akibat menerima gadai berupa mobil dari orang yang tidak berhak yang diketahui
dari nama identitas pemberi gadai tidak sama dengan nama yang ada dalam STNK
kendaraan mobil yang dijadikan obyek gadai tersebut. Menerima gadai yang
obyeknya diperoleh dari kejahatan adalah dilarang dan memenuhi rumusan Pasal
481 ayat (1) KUHP.
Kata kunci : Penggelapan, gadai swasta.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TULUS GATOT SAPUTRA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | PENGGELAPAN, GADAI SWASTA |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 06:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:58 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12632 |
