ASPEK HUKUM PIDANA DALAM KASUS KETIDAKPATUHAN ORANG TUA DALAM MENAFKAHI ANAK PASCA PUTUSAN PERCERAIAN DI INDONESIA

NURHADI (2025) ASPEK HUKUM PIDANA DALAM KASUS KETIDAKPATUHAN ORANG TUA DALAM MENAFKAHI ANAK PASCA PUTUSAN PERCERAIAN DI INDONESIA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Abstract.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Chapter1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (232kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Chapter2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Chapter3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35328-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (64kB)

Abstract

ABSTRAKrnPerceraian merupakan peristiwa yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan individu, terutama ketika melibatkan anak-anak. Terlepas dengan adanya perceraian, pemeliharaan anak maupun pendidikan, keduanya harus tetap mendapatkan perhatian serius oleh kedua orang tua si anak. Meskipun orang tua telah bercerai, dan anak tinggal bersama salah satu diantara keduanya, ayah sebagai mantan suami tetap memiliki kewajiban, dan kewajiban tersebut tidak otomatis berakhir sebagaimana diatur dalam Pasal 15 Huruf (c) Kompilasi Hukum Islam. Timbul seputar pemenuhan nafkah anak pasca perceraian oleh ayah adalah tidak melaksanakan putusan perceraian terkait kewajiban dalam memberikan nafkah kepada anak dapat diklasifikasikan sebagai tindak pidana penelantaran anak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan tidak melaksanakan putusan perceraian terkait kewajiban dalam memberikan nafkah kepada anak dapat diklasifikasikan sebagai tindak pidana penelantaran anak.rnMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif penelitian. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian ini menunjukan, tidak melaksanakan putusan perceraian terkait kewajiban dalam memberikan nafkah kepada anak dapat diklasifikasikan sebagai tindak pidana penelantaran anak, karena ini merupakan bentuk pengabaian terhadap kewajiban orang tua untuk mencukupi kebutuhan hidup anak, yang memenuhi unsur Pasal 76B UU Perlindungan Anak, oleh karena itu, maka sudah beralasan secara hukum apabila digolongkan sebagai tindak pidana penelantaran anak.rnKata Kunci : Nafkah Anak, Penelantaran Anak, Putusan Cerai

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NURHADI
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Nafkah Anak; Penelantaran Anak; Putusan Cerai
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 05:32
Last Modified 24 Oct 2026 16:57
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12461

Actions (login required)

View Item
View Item