TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-1 HALAMAN AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (681kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (738kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4864-PEDOMAN WAWANCARA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
Abstract
Wahyu Qadarillah, “Pergeseran Makna Tanah Warisan Akibat Program Pembebasan Lahan Bagi Masyarakat Desa Sukolilo Barat Kecamatan Labang Bangkalan”. Skripsi, Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura.
Kata Kunci : Konflik Tanah Warisan
Pembangunan Jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Madura (Suramadu) secara otomatis akan melahirkan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat Madura pada umumnya dan masyarakat Desa Sukolilo Barat pada khususnya. Pembangunan mega proyek ini tentunya membutuhkan sebuah program pembebasan lahan, dan berikutnya, industrialisasi akan menjadi perjalanan setelah Suramadu berdiri kokoh. Proses pembebasan lahan inilah yang menjadi tahap pertama pembangunan jembatan maupun industrialisasi setelahnya.
Program pembebasan lahan ini rupanya menjadi perjalanan pertama proses perubahan sosial di Desa Sukolilo Barat terlihat. Menjadi hal yang menarik jika ternyata pembebasan lahan yang berdampak pada harga tanah dengan begitu cepatnya membuat pandangan masyarakat terhadap tanah mengalami perubahan. Tanah yang memiliki nilai budaya yang kuat bagi masyarakat Madura pada akhirnya akan terkikis oleh nilai ekonomisnya. Sedangkan nilai ekonomis inilah yang menimbulkan degradasi nilai budaya tanah bagi masyarakat Desa Sukolilo Barat.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yakni dengan mencoba menjabarkan dan menjelaskan proses serta akibat yang ditimbulkan dari bergesernya makna tanah bagi masyarakat Desa Sukolilo Barat.
Penelitian ini menjelaskan secara rinci serta mencoba untuk menjelaskan bagaimana terjadinya proses pergeseran makna tanah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Makna dan nilai budaya tanah warisan yang awalnya memiliki posisi serta kedudukan yang sangat berharga bagi masyarakat kini tak ubahnya hanya menjadi komoditas ekonomi saja. Tanah warisan yang awalnya berarti amanah, kepercayaan, serta pemersatu kekerabatan kini hanya dijadikan hal yang patut diperebutkan, sehingga hal tersebut menjadi penyebab terjadinya perpecahan, konflik/perselisihan, munculnya budaya konsumerisme, dan tanah warisan tak lagi menjadi hal yang berharga dalam lingkup budaya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WAHYU QADARILLAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konflik Tanah Warisan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1241 |
