TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (131kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (414kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (493kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35307-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (962kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnLayanan agen BRILink ini memberi kemudahan kepada masyarakat, karena masyarakat tidak perlu datang ke kantor cabang untuk mendapatkan layanan berbankan serta lebih cepat dalam melakukan transaksi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, alasannya karena ditemukan beberapa agen BRILink yang pengambil biaya tambahan tanpa persetuajuan dari pikah konsumen serta keluhan konsumen akan perbedaan tarif dari setiap agen BRILink. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) bagaimana praktik akad penambahan biaya pada jasa layanan agen BRILink di Kecamatan Papar Kabupaten Kediri? dan, 2) apakah penambahan biaya pada jasa layanan agen BRILink kepada konsumen mengandung unsur larangan dalam Hukum Islam?.rnJenis penelitian ini yaitu yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data lapangan dengan subjek agen BRILink dan beberapa konsumen agen BRILink yang dijadikan sebagai responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam praktik akad jasa layanan agen BRILink di Kecamatan Papar Kabupaten Kediri ini terdapat 3 tahapan transaksi yaitu pra transaksi, transaksi, dan pasca transaksi. Dimana setiap transaksinya tidak ada akad atau pemberitahuan jika ada penambahan biaya sebagi upah, sedangkan akad ini sangat penting dalam kegiatan muamalah. Dalam Hukum Islam sendiri tidak ada yang menjelaskan mengenai besaran dari upah itu sendiri, namun dalam Hukum Islam memberikan gambaran umum yang penting tentang tatacara pembayaran upah kepada mereka yang berhak secara rinci. Dalam penambahan biaya sebagai upah yang diambil oleh para agen BRILink ini menimbulkan adanya gharar karena tidak ada kejelasan dalam berakad yang nantinya akan menimbulkan riba untuk upah yang didapat tersebut, sebab tidak ada kesepakatan dari salah satu pihak yang mengakibatkan konsumen merasa dirugikan karena adanya penambahan biaya tersebut. Kata kunci: BRILink penambahan biaya – akad gharar
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RAHMA DWI PANGASTUTI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | BRILink penambahan biaya – akad gharar |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 05:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:57 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12379 |
