TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (449kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (529kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (286kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8336-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji tentang sengketa hak waris anak yang perkawinan keduanya orang tuanya terjadi pembatalan dikarenakan terdapat penetapan itsbat nikah dan penetapan ahli waris mustahaq, dalam Putusan Pengadilan Agama Nomor 1912/Pdt.G/2014/PA.Mdn. kedua penetapan tersebut dilakukan secara sepihak padahal penetapan tersebut dapat merugikan pihak lain yakni anak dari perkawinan lain suami pemohon. Akibat dari penetapan tersebut, perkawinan orang tuanya berstatus batal demi hukum sebab Pemohon dan ibu Penggugat merupakan saudara seayah sehingga termasuk dalam kategori larangan perkawinan. Oleh karena itu anak mengajukan gugatan atas penetapan tersebut. Penelitian ini menggugakan penelitian hukun normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penetapan yang dilakukan secara sepihak mengandung konsekuensi status hukumnya dapat dibatalkan. Selain itu, penetapan ahli waris mustahaq yang diajukan oleh Tergugat, seharusnya dibatalkan apbila terbukti terdapat pihak yang dirugikan. Dengan demikian anak tersebut tetap mendapatkan hak waris seperti halnya anak sah yaitu mendapatkan ashabah dari harta waris. Konsideran hakim dalam Putusan ini menyatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima sebab anak dianggap bukan pihak yang berkepentingan atas penetapan tersebut. Maka konsideran tersebut tidak tepat sebab dalam Undang- Undang Perkawinan maupun Hukum Islam disebutkan bahwa akibat hukum dari pembatalan perkawinan tidak berlaku surut terhadap anak- anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut.
Kata Kunci : Pembatalan, Itsbat, Nikah, Waris, Anak.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HAYATI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pembatalan;Itsbat;nikah;Waris; Anak |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 04:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:57 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12289 |
