TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (339kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (431kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (885kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16572-150621100107_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
ABSTRAK
Abstrak: Banner adalah jenis wacana iklan politik luar ruangan yang digunakan pada masa kampanye sebelum pemilihan umum berlangsung yang berisi mengenai ajakan, janji, keunggulan diri, serta pemberitahuan. Wacana kampanye pada banner digunakan sebagai sarana calon legislatif untuk mempromosikan diri agar mendapat perhatian dari pemilih. Pemakaian bahasa wacana kampanye pada banner kurang diperhatikan oleh penutur demi kemenarikan sehingga banyak melanggar prinsip kesantunan berbahasa, sehingga penting untuk diteliti dan dikaji. Penelitian ini membahas tentang analisis pelanggaran kesantunan berbahasa dalam tindak tutur ilokusi wacana kampanye pada banner Calon Legislatif 2019 di kota Sidoarjo. Tujuan dilakukan penelitian ini mendeskripsikan bentuk dan jenis pelanggaran kesantunan berbahasa dalam tindak tutur ilokusi wacana kampanye pada banner Calon Legislatif 2019 di kota Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah wacana kampanye pada banner calon legislatif 2019 yang mengandung pelanggaran kesantunan berbahasa dalam tindak tutur ilokusi. Sumber data berupa wacana kampanye. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik dokumentasi dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dengan teknik pilah unsur, reduksi data, penyajian data, dan simpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam maksim pelanggaran kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech terdapat dalam lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu pelanggaran maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian yang terdapat dalam tindak tutur ilokusi verba asertif, verba direktif, verba komisif, verba ekspresif, dan verba rogatif.
Kata kunci: Pelanggaran, kesantunan berbahasa, Tindak tutur ilokusi, wacana kampanye, banner
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANA NUR SYAHADAH |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | Pelanggaran, kesantunan berbahasa, Tindak tutur ilokusi, wacana kampanye, banner |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 04:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:57 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12244 |
