TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-090521100072_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4847-Jurnal.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa latar belakang masyarakat desa Beluk Kenek mendefinisikan keperawanan sebagai orang perempuan yang belum menikah serta mengetahui makna keperawananbagi masyarakat Desa Beluk Kenek Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 15 orang, data yang diperoleh dari lapangan selanjutnya dilakukan analisa dengan menggunakan tiga metode Miles dan Haberman yang terdiri dari tiga jalur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead yang mempunyai tiga konsep paling terkenal dalam karyanya yaitu pikiran manusia (mind) dan interaksi sosial (diri / self dengan yang lain) digunakan untuk menginterpretasikan dan memediasi masyarakat (society) dimana kita hidup. Menurut Teori Interaksionisme simbolik ini Makna berasal dari interaksi tidak dari cara yang lain. Pada saat yang sama pikiran dan diri timbul dalam konteks sosial masyarakat. Pengaruh timbal balik antar masyarakat, pengalaman individu dan interaksi menjadi bahan bagi penelaahan dalam teori interaksionisme simbolik.
Hasil analisis terhadap pengujian data diperoleh sebagai berikut: pendorong masyarakat Desa Beluk Kenek mendefinisikan keperawan sebagai perempuan yang belum pernah menikah adalah karena interaksi sosial masyarakat sehari-hari dan religiusitas masyarakatnya. Sedangkan pemaknaan masyarakat terhadap keperawanan sangat beragam, ada yang memaknai keperawanan sebagai kehormatan, memaknai keperawanan sebagai simbol wanita sholiha, terlepas dari beberapa pemaknaan tersebut keperawanan menjadi salah satu yang disakralkan oleh masyarakat Desa Beluk Kenek Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUH RUSYDI ZAIN Z A |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Makna dan Keperawanan ; Meaning and Virginity |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1224 |
