TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-ABSTRAK.docx.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (542kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (693kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8285-120421100098_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
PT.Petrokimia Gresik merupakan perusahaan skala besar yang bergerak dalam produksi pupuk (pupuk nitrogen dan pupuk fosfat) dan non-pupuk (ammonia). Salah satu cara untuk menjaga asset perusahaan adalah dengan melakukan perawatan.Tingginya tingkat frekuensi kerusakan pada mesin steam turbine 105-JT menyebabkan kerugian bagi perusahaan secara finansial dan kapasitas produksinya. Tercatat dalam lima tahun terakhir (2010-2015), data menunjukkan mesin mengalami rata-rata downtime selama 411,48 jam per tahun. Penentuan interval perawatan yang tepat dapat mencegah kerusakan pada komponen kritis mesin steam turbine 105-JT. Penelitian ini memadukan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menentukan interval waktu perawatan optimal dan FMEA untuk menilai resiko kegagalandengan mencoba menerapkan interval penggantian pada komponen kritis secara bersamaan, dengan tujuan untuk dapat mereduksi waktu dan biaya perawatan jika dibandingkan penelitian sebelumnya.Hasil dari penelitian ini diketahui terdapat 9 bentuk kegagalan. Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yang mengindikasikan tingkat kekritisan yaitu 360 pada kerusakan komponen thrust bearing active dan nozzle Tk 1, 315 pada labyrinth ring VI dan 320 pada kerusakan komponen gasket. Untuk mengantisipasi kegagalan tersebut maka dilakukan rekomendasi interval perawatan untuk setiap komponen kritis dan akan ditetapkan alternatif-alternatif interval perawatan. Alternatif tersebut akan dibandingkan untuk menentukan kebijakan penggantian komponen yang optimal. Dari hasil perhitungan total biaya harapan perawatan optimal (UEC) diketahui alternatif yang terpilih adalah alternatif 3 karena memiliki nilai UEC yang paling optimal dibandingkan dengan alternatif lainnyayaitu sebesar Rp.9.686.112,- per jam. Dengan demikian rekomendasi kebijakan penggantian komponen kritis dilakukan secara bersamaan pada 3827,020 jam (5,32 bulan) dengan penghematan biaya perawatan sebesar Rp.5.516.172,- per jam (36,27%).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HANDIK YULIANTO |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Steam Turbine 105-JT, Reliability Centered Maintenance (RCM), Downtime, FMEA |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 04:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:57 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/12083 |
