TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (54kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -4824-080111100013-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
Abstract
ABSTRAK
Pembangunan kesehatan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal, yang dilakukan melalui berbagai upaya kesehatan, di antaranya penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Meskipun narkoba sangat diperlukan untuk pengobatan dan pelayanan kesehatan, namun bila disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai standar pengobatan, terlebih jika disertai dengan peredaran narkoba secara gelap akan menimbulkan akibat yang sangat merugikan perorangan ataupun masyarakat, khususnya generasi muda. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut di atas, permasalahan yang dijadikan obyek di dalam skripsi ini adalah : Bagaimana peran penyidik dalam menjalankan tugas untuk menangani tindak pidana Narkoba ? Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Penelitian hukum empiris adalah penelitian dengan pendekatan empiris. Penelitian yang susun adalah termasuk penelitian yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan yang digunakan oleh peneliti berdasarkan pada data-data. Peran penyidik di Kabupaten Nganjuk untuk mengurangi tindak pidana narkoba adalah sesuai dengan Undang-Undang yang mengatur ini dapat dilihat dari peran penyidik yang melakukan tugas penyidikan akan tetapi ada inovasi untuk mengurangi tindak pidana narkoba yaitu seorang informan dimana orang tersebut dalah pemakai dan pengedar narkoba yang di percaya oleh penyidik utuk mengungkap jaringan pemakai dan pengedar untuk memutus rantai kejahatan narkoba di Kabupaten Nganjuk. Keberadaan UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika diharapkan agar para pelaku tindak pidana narkotika semakin jera, karena sanksi yang diatur di dalamnya mengatur tegas tentang kejahatan-kejahatan narkotika. Upaya- upaya untuk memecahkan kendala- kendala penyidikan tindak pidana Narkotika di Kota Nganjuk yaitu dengan melakukan latihan rutin sebagai alternatif untuk mengatasi kekurangan khusus mengenai penyidikan Narkotika. Penyuluhan yang dilakukan kepolisan sebagai upaya penanggulangan preventif tindak pidana Narkoba
Kata Kunci : Narkoba, Peran Penyidik, Undang-Undang No 35 tahun 2009
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MEDIAN KRISTIAWAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Narkoba; Peran Penyidik; Undang-Undang No 35 tahun 2009 |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1201 |
