TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (892kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (470kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35191-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Pesisir Desa Ko'ol terletak di bagian utara Pulau Madura di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Kawasan pesisir Desa Ko’ol menjadi habitat bagi salah satu jenis gastropoda yaitu spesies kancing atau lebih sering disebut button snail, yang dalam nama ilmiahnya dikenal sebagai Umbonium vestiarium. Spesies ini disebut spesies kancing karena ukuran dan bentuknya yang menyerupai kancing. Kajian yang khusus mengkaji tentang spesies ini masih sangat jarang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekstur sedimen, kandungan bahan organik, serta hubungan keduanya dengan kelimpahan spesies Umbonium vestiarium. Penelitian ini dilakukan di pesisir Desa Ko’ol, Klampis, Bangkalan pada September hingga Desember 2024 pada saat air surut. Pengambilan sampel sedimen dengan metode transek garis. Analisis tekstur sedimen dilakukan dengan metode pengayakan kering (dry sieving) dan pemipetan basah (wet sieving), sedangkan analisis kandungan bahan organik pada sedimen dilakukan dengan menggunakan metode Loss on Ignition (LOI) pada suhu 550°C. Spesies Umbonium vestiarium yang ditemukan di pesisir desa Ko’ol memiliki kelimpahan yang bervariasi berkisar antara 80 ind/m2 hingga 5636 ind/m2 dan juga pola dan warna yang sangat beragam. Berdasarkan analisis tekstur sedimen menunjukkan bahwa pantai didominasi oleh tipe sedimen slightly gravelly sand pada seluruh titik, kecuali pada stasiun I plot 2 (Slightly Gravelly Muddy Sand) dan pada stasiun IV plot 3 (Gravelly Sand). Hasil tersebut disebabkan oleh setiap titik didominasi oleh pasir dengan ukuran 125 µm-250 µm. Kandungan bahan organik pada sedimen memiliki kisaran nilai sebesar 5% hingga 15%. Berdasarkan analisa yang dilakukan diketahui bahwa tekstur sedimen memiliki korelasi yang rendah (R²=0,239) dengan bahan organik dan juga korelasi sedang (R2=0,413) dengan kelimpahan Umbonium vestiarium namun tidak signifikan. Fraksi sedimen dengan ukuran 250 µm, memiliki korelasi yang lebih erat dibandingkan dengan fraksi lain. Sedangkan untuk hubungan bahan organik dengan kelimpahan Umbonium vestiarium memiliki korelasi yang kuat dan signifikan dengan hubungan yang positif, dengan nilai R2 sebesar 0,742 yang menjadikan bahan organik sebagai faktor utama keberadaan spesies Umbonium vestiarium di pesisir Desa Ko’ol, Klampis bangkalan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIA FAULINA S |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Bahan Organik, Desa Ko’ol, Loss on Ignition (LOI), Sedimen, Umbonium vestiarium |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 03:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:57 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11977 |
