TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (928kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (460kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16495-150621100074_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
Abstract
ABSTRAK
Abstrak: Postkolonialisme mengkaji kondisi-kondisi yang ditinggalkan setelah masa kolonialisme berlangsung. Teori postkolonialisme mengacu pada kehidupan masyarakat pasca kolonial. Objek postkolonialisme yang menyangkut dengan pengalaman kolonial, termasuk karya-karya sastra. Seperti pada penelitian ini menganalisis sebuah novel yang menceritakan tiga perempuan dari Papua, memperjuangkan hak perempuan dari penjajahan yang dilatar belakangi oleh konflik-konflik yang terjadi di tanah Papua. Novel Tanah Tabu mengangkat tema kehidupan masyarakat Papua dengan keadaan dan situasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk hibriditas, (2) mendeskrisikan bentuk resistensi, (3) mendeskripsikan bentuk mimikri, dan (4) mendeskripsikan bentuk ambivalensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Teknik yang digunakan dalam menganalisis adalah dengan analisis isi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teori untuk menjaga keabsahan data yang dikumpulkan. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hibriditas merupakan suatu kondisi yang timbul setelah penjajahan, (2) resistensi sebagai suatu cara untuk perlawanan dari pihak terjajah, (3) mimikri didominasi peniruan yang ada, (4) ambivalensi menggambarkan perasaan tidak sadar saling bertentangan. Keempat hal tersebut terdapat pada novel Tanah Tabu. Kondisi-kondisi yang timbul dalam novel ini menandakan adanya pengaruh masa kolonial.
Kata kunci: Hibriditas, Resistensi, Mimikri, Ambivalensi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FITROTIN NUR BUMI MUSTHOFA |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | Hibriditas, Resistensi, Mimikri, Ambivalensi |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 03:36 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:57 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11922 |
