TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (18kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (501kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-Chapter_I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (43kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-Chapter_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-Chapter_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-Chapter_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8200-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
Abstract
ABSTRAK
Persetubuhan diluar perkawinan yang sah merupakan perbuatan yang dilarang oleh hukum yang hidup dalam masyarakat, baik dilakukan oleh orang yang sudah menikah maupun orang yang belum menikah. karena perbuatan tersebut telah melanggar norma agama dan norma perilaku, selain itu perbuatan tersebut juga dapat menimbulkan tindak pidana dan dapat menjadi sarana penularan HIV/AIDS. Meski demikian dalam undang-undang pidana hanya melarang persetubuhan yang dilakukan oleh orang yang sudah menikah dengan orang lain yang bukan suami atau isterinya, sehingga persetubuhan yang dilakukan oleh orang yang belum menikah tidak dapat dipidana, Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kekosongan hukum dalam undang-undang pidana. Maka dari itu dapat ditarik rumusan masalah apakah persetubuhan diluar perkawinan yang sah perlu dilarang didalam undang-undang pidana.
Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian teoritis (theoretical research), dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konseptual (conseptual approach), kemudian teknik pengumpulan datanya menggunakan 3 (tiga) bagian bahan hukum yang merupakan bahan dasar yang dijadikan acuan yaitu, bahan hukum primer, skunder, dan tersier. Sedangkan metode analisa data yang digunakan adalah metode analisis deduktif.
Pelarangan secara pidana terhadap persetubuhan diluar perkawinan yang sah yang dilakukan oleh orang yang belum menikah sangatlah diperlukan karena perbuatan tersebut tidak dapat dipidana sebab tidak ada undang-undang yang melarangnya. Sedangkan undang-undang itu sendiri haruslah mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. dan hukum yang hidup dalam masyarakat sangatlah melarang perbuatan tersebut. Selain itu perbutan tersebut juga dapat menimbulkan tindak pidana dan menjadi sarana penularan HIV/AIDS serta telah menghambat tercapainya cita-cita bangsa indonesia. Perbuatan tersebut juga telah memenuhi kriteria perlunya melakukan pembaharuan terhadap hukum pidana dan telah memenuhi kriteria sebagai suatu perbuatan yang dapat dikriminalisasi.
Kata Kunci: Pengkualifikasian-Persetubuhan di Luar Perkawinan yang Sah-Tindak Pidana
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. NURUL HAMDALI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pengkualifikasian; Persetubuhan di Luar Perkawinan yang Sah; Tindak Pidana |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 20 Oct 2026 00:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11766 |
