TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (455kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (594kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (715kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35103-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (451kB)
Abstract
Sumberdaya ikan dapat memberikan kontribusi cukup besar bagi kesejahteraan bangsa, karena perikanan tangkap bersifat open acces. Jumlah penangkapan ikan setiap tahunnya mengalami peningkatan dan menyebabkan terjadinya eksploitasi berlebihan terhadap sumberdaya alam akibat semakin pesatnya pertumbuhan penduduk, contohnya ikan swanggi. Ikan swanggi dikatakan bernilai ekologis karena merupakan salah satu ikan karang yang berperan dalam struktur trofik di Pulau Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai CpUE ikan swanggi, mengetahui jumlah tangkapan yang diperbolehkan dan status pemanfaatan sumberdaya ikan swanggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 di Tempat Pelelangan Ikan Branta. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder yang diperoleh dari data statistik perikanan Tempat Pelelangan Ikan Branta. Penelitian ini menggunakan metode schaefer. Metode schaefer menerapkan pendekatan linier dengan model produksi surplus melalu pendekatan equilibrium state model. Hasil penelitian ini menunjukkan perhitungan nilai CpUE tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 0.6484 ton/unit sedangkan nilai CpUE terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar 0.0057 ton/unit. Nilai CpUE mengalami fenomena naik turun dan mengindikasikan bahwa nilai CpUE yang semakin tinggi akan mencerminkan tingkat effort rendah dan penurunan nilai CpUE menunjukkan nilai effort tinggi. Hasil Jumlah tangkapan ikan swanggi yang diperbolehkan sebesar 60 ton/tahun dan nilai tersebut tidak melebihi nilai MSY yang sudah ditentukan yakni sebesar 73 ton/tahun. Penangkapan ikan swanggi masih bisa ditingkatkan untuk mendapatkan hasil optimal tetapi harus dilakukan secara kehati-hatian agar tidak melebihi nilai MSY. Status pemanfaatan sumberdaya ikan swanggi mendapatkan nilai sebesar 74% dalam kategory moderately exploited artinya peningkatan jumlah upaya penangkapan masih dianjurkan tanpa mengganggu kelestarian sumberdaya dengan kondisi CpUE mulai menurun.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AMEDIO FERDINAND FERNANDO |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Ikan Swanggi, Pamekasan, Schaefer, Status Pemanfaatan, Tempat Pelelangan Ikan Branta |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 20 Oct 2026 00:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11713 |
