TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (527kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (554kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34999-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Batik adalah warisan budaya Indonesia yang memiliki makna mendalam danrnberagam motif yang mencerminkan sejarah serta tradisi lokal. Proses pembuatanrnbatik, terutama pada tahap pewarnaan, menghadapi tantangan terkait keselamatanrndan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini berfokus pada Batik Rahmat Sidoarjo yangrnmenggunakan pewarna kimia seperti napthol dan indigosol dalam prosesrnpewarnaannya, yang dapat menimbulkan risiko kesehatan, termasuk iritasi,rnkerusakan organ, dan potensi karsinogenik. Selain itu, kondisi tempat kerja yangrnkurang memadai turut memperburuk risiko tersebut.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan HIRARC (Hazard Identification, RiskrnAssessment, and Risk Control) untuk menganalisis bahaya dan merancang prosedurrnpewarnaan berbasis K3 guna meningkatkan keselamatan kerja. Hasilnya adalahrntingkat risiko bahaya pada pewarnaan batik tulis di Batik Rahmat Sidoarjornteridentifikasi dalam empat kategori: low, medium, high, dan extreme. Hasilrnevaluasi menunjukkan 34% risiko berada pada kategori high, 44% pada kategorirnmedium, dan 22% pada kategori low, tanpa risiko extreme.rnRisiko tertinggi terkait dengan paparan bahan kimia berbahaya seperti naphtol,rnturkish red oil, kostik soda, dan garam diazonium, serta pemanasan air panas yangrndapat menyebabkan luka bakar. Selain itu, tumpahan cairan kimia dan paparan uaprnberisiko tinggi bagi kesehatan pekerja dan lingkungan, sementara pengelolaanrnlimbah cair yang buruk mengancam ekosistem. Berdasarkan temuan ini, disusunrnpanduan prosedur pewarnaan yang mencakup penggunaan alat pelindung dirirn(APD) yang sesuai, rekayasa teknis, serta pengelolaan limbah yang efektif. Panduanrnini diharapkan dapat meningkatkan kinerja K3, melindungi pekerja, sertarnmenciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD ADAM NASRULLAH |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | batik; HIRARC; K3; risiko; prosedur |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 20 Oct 2026 00:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11416 |
