TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (582kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (82kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4756-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
Abstract
Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang secara alamiah memiliki kemampuan menyembuhkan suatu penyakit karena mengandung zat kimia tertentu yang berkhasiat. Pemanfaatan tumbuhan obat banyak digunakan oleh Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT) maupun peramu jamu tradisional untuk bahan membuat ramuan jamu khusus wanita. Umumnya mereka memanfaatkan tumbuhan obat dalam bentuk simplisia ataupun dalam bentuk segar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan sebagai bahan ramuan jamu khusus wanita yang diproduksi oleh IKOT maupun peramu jamu tradisional serta untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang paling sering digunakan dalam ramuan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, yang dilaksanakan di 18 Kecamatan di Kabupaten Bangkalan. Jumlah responden terdiri dari 19 IKOT dan 30 orang peramu jamu tradisional.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 52 jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh IKOT dan terdapat 4 jenis tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan yaitu rimpang kunyit (33,3%), daun sirih (27,2%), buah majakani (24,2%) dan kulit kayu rapat (15,3%), sedangkan peramu jamu tradisional memanfaatkan tumbuhan obat sebanyak 105 jenis dan terdapat 6 jenis tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan yaitu daun sirih (23,43%), rimpang temukunci (20,3%), rimpang temulawak (17,1%), herba meniran (14,06%), daun beluntas (12,5%) dan daun katuk (12,61%). Berdasarkan dominansi pemanfaatannya, rimpang kunyit lebih sering dimanfaatkan oleh IKOT sedangkan daun sirih oleh peramu jamu tradisional. Hal ini terjadi karena kedua tanaman tersebut berfungsi sebagai antiseptik untuk memelihara kesehatan wanita, disamping itu IKOT cenderung menggunakan simplisia sedangkan peramu jamu tradisional menggunakan bahan segar.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SRI MUJIYATI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Tumbuhan Obat;IKOT;Peramu Jamu Tradisional |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 13 Oct 2026 23:17 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:43 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1134 |
