TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (751kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Chapter1.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Chapter2.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (537kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Chapter3.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Chapter4.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (804kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_Conclusion.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-180621100065_References.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25588-18062110006_Appendices.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Proses persidangan secara daring di Pengadilan Negeri Denpasar merupakan salah satu contoh dari dampak pandemi COVID 19 di lingkungan pengadilan. Permasalahan yang diangkat yaitu karakteristik ragam bahasa khususnya bahasa hukum dan kajian linguistik forensik dengan analisis praanggapan dalam proses persidangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penggunaan bahasa hukum dan praanggapan dalam proses persidangan secara daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan trankripsi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memilah data, menyajikan data, dan menarik simpulan.rn Hasil penelitian menunjukkan terdapat pelanggaran pada aspek keresmian, kejelasan makna, kepaduan pikiran, dan kelugasan. Selanjutnya dalam klasifikasi praanggapan terdapat praanggapan eksistensial memperoleh data sebanyak 36 data dari rekapitulasi pemakaian praanggapan pada keseluruhan peristiwa tutur. Kemudian, tidak hanya jenis praanggapannya saja yang dapat diuraikan namun juga satuan lingual yang mengikutinya. Seperti pada praanggapan faktif yang terdapat ujaran yang berisi peraturan perundang-undangan dan waktu pelaksanaan persidangan. Selanjutnya, pada praanggapan leksikal ditemukan satuan lingual seperti “sudah”, “siap”, “dengar”, “lihat”, dan “didengar”. Kemudian pada praanggapan struktural sering ditemukan satuan lingual “apakah” dan “bagaimana”. Pada praanggapan nonfaktif hanya terdapat dua data yaitu “jikalau” dan “seandainya”. Pada praanggapan konterfaktual hanya memiliki satu penanda yakni pada ujaran terdakwa yang merasa dirampas haknya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD ANDIK |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | karakteristik, praanggapan, bahasa hukum, persidangan |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 23:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11272 |
