TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_ABSTRACT.pdf
Download (253kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Chapter 1.pdf
Download (469kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (438kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Chapter 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25582-180521100006_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Cika Maya Lestari. 18.05.211.00006. Program Studi Sosiologi. TRADISI PANTANGAN PERNIKAHAN NGALOR-NGETAN DI DESA ASEMRUDUNG KECAMATAN GEYER KABUPATEN GROBOGAN. Penelitian ini dilakukan di Desa Asemrudung Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konstruksi sosial didalam tradisi pantangan pernikahan ngalor-ngetan di Desa Asemrudung Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Konstruksi sosial dalam penelitian ini terdapat tiga tahap penting yang digunakan untuk menganalisis, yaitu tahap ekternalisasi, objekvikasi dan internalisasi.rnMetode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber, trianggulasi teknik dan trianggulasi waktu.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial bagi masyarakat islam di Desa Asemrudung sendiri melalui tiga tahap, yaitu tahap ekternalisasi, objekvikasi, internalisasi. Pertama, tahap eksternalisasi ialah tahap penyesuaian diri terhadap budaya tinggal para leluhur mengenai tradisi pantangan pernikahan ngalor-ngetan. Kedua, tahap objektifikasi yaitu pengakuan bahwa tradisi pantangan dalam pernikahan ngalor-ngetan merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan hingga saat ini. Ketiga, tahap internalisasi yaitu munculnya kelomok-kelompok sosial antara masyarakat yang memerima sosialisasi tentang tradisi pantangan pernikahan ngalor-ngetan maupun yang tidak menerimanya. Jadi ada perbedaan keyakinan antara mereka yang berpengetahuan modern dan mempunyai ilmu agama yang tinggi dan yang rendah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM CIKA MAYA LESTARI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Tradisi, Pernikahan, Ngalor-Ngetan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 23:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11246 |
