TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_Abstract_TOC.pdf
Download (98kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_Chapter 1.pdf
Download (237kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25572-180111100222_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
Abstract
ABSTRAKrnHak atas perlindungan diri pribadi adalah hak konstitusional warga negara yang telah diatur dalam Undang – Undang Dasar Negara republik Indonesia Tahun 1945. Indonesia merupakan salah satu negara yang hingga saat ini belum memiliki undang-undang yang secara khusus mengatur tentang perlindungan data pribadi. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi di dalam kehidupan manusia beralih dalam mengikutinya khususnya di bidang kesehatan(telemedicine). Permasalahan terhadap terjadinya pengungkapan data pribadi kesehatan harus mendapatkan perhatian khusus dalam peraturan perundang-undangan maupun syarat dan ketentuan penyedia layanan kesehatan telemedicine. Tujuan dan kegunaan penulisan penelitan ini guna memberikan gambaran terkait perlindungan para pihak pengguna kesehatan telemedicine terhadap terungkapnya data pribadi tanpa persetujuan pemilik data. Penelitian dalam skripsi ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa Pengungkapan data pribadi yang dilakukan tanpa persetujuan pemilik data sangat rentan terungkap apabila peraturan atau syarat dan ketentuan yang mengikat antara pengguna layanan dengan penyedia layanan telemedicine mengenai kerahasiaan data pribadi masih memiliki celah dalam ketentuan dan persyaratan yang ada dalam setiap kesepakatan antara pengguna dengan penyedia jasa telemedicine, sehingga dapat menimbulkan kerugian materiil maupun non materiil kepada para pihak yang mengikatkan data maupun identitasnya kepada penyedia layanan telemedicine.rnKata Kunci: data pribadi; telemedicine; hubungan kontraktual
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIKZA DHIYAUL HAQ AMZA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | data pribadi; telemedicine; hubungan kontraktual |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 23:36 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11205 |
