TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (73kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (912kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (346kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34895-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (314kB)
Abstract
Tata letak produksi merupakan salah satu elemen yang memegang peranan penting dalam perbaikan efisiensi bisnis untuk kelancaran proses produksi. Tata letak fasilitas pada PT GARAM area Sampang saat ini belum maksimal dalam penempatan peralatan serta mesin-mesin yang digunakan untuk proses produksi. Kurangnya produktifitas saat dilakukannya produksi yakni waktu pengemasan yang kurang efektif akibat adanya pemborosan aktivitas (waste) di lantai pengemasan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang analisis waste pada proses pengemasan PT Garam Area Sampang. Tools value stream mapping dan process activity mapping digunakan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis waste pada proses pengemasan serta perbaikan menggunakan kaizen. Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa proses pengemasan garam beriodium adalah membawa bahan baku menuju hopper, bahan baku dituangkan kedalam hopper, garam dialirkan menuju mesin pengemasan menggunakan screw, garam kemasan dialirkan untuk dikemas dengan satuan bal yang berisi 12pcs, pekerja transfer menunggu whaalebarrow penuh, whaalebarrow yang penuh didorong untuk proses stappeling, dan ditemuukan dua jenis waste yaitu pemborosan proses dan produk cacat. Pemborosan proes terjadi akibat aktivitas yang tidak efektif dan proses yang berlebihan. Produk cacat disebabkan oleh perlakuan terhadap produk yang membuat kemasan rusak. Dari hasil perbaikan diperoleh waktu cycle time yang berkurang karena efisiensi alat serta penghilangan stasiun kerja sehingga waktu siklus yang semula 1976,8 detik menjadi 1356,03 detik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD AFRIZAL DWI AFIF |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Garam Pemborosan Pengemasan Process activity mapping |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 23:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:56 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11128 |
