TRUNOJOYO-Tugas Akhir -34878-Artikel Jurnal.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kerelaan terhadap pemanfaatan pakaian terbengkalai di pondok pesantren masih menjadi perdebatan. Studi kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui standar kerelaan terhadap penjualan pakaian yang ditinggalkan secara sengaja oleh pemiliknya. Sebab pada dasarnya keabsahan akad salah akad harus ada kerelaan dari kedua belah pihak. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang mengandalkan sumber data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui wawancara dan didukung oleh tinjauan literatur hukum Islam, termasuk kitab-kitab klasik fikih serta Al-Qur'an dan Hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif fikih muamalah, penjualan pakaian yang sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya dianggap diperbolehkan. Menindaklanjuti temuan pada penelitian ini, maka fikih muamalah membolehkan sebuah institut membuat aturan menjual-belikan barang berserakan yang diacuhkan oleh pemiliknya meskipun pemiliknya tidak diketahui secara pasti.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ABD MUQTADIR |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Items Found, Ownership, Willing standardization. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 23:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/11064 |
