TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-ABSTRACT.pdf
Download (142kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-BAB 1.pdf
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (286kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-DAPUS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-16212-cover fix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui disonansi kognitif pada wanita bercadar yang terlibat seks bebas. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif fenomenologi dengan dua orang wanita menggunakan cadar sebagai subjek penelitian yang telah ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengambilan data menggunakan wawancara semi terstruktur dengan tekhnik analisa data Mills and Huberman dan triangulasi waktu sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ada pertentangan pada diri wanita bercadar yang melakukan seks bebas seperti bingung, khawatir, takut, merasa tidak pantas menggunakan cadar dan bersalah dengan perilakunya. Hasil disonansi kognitif pada wanita bercadar yang terlibat seks bebas dapat diukur dari beberapa aspek yaitu, 1) Inkonsistensi Logis, antara pemahaman agama yang dimiliki dan di ajarkan sejak dari kecil tidak sesuai dengan perilakunya. Wanita bercadar yang melakukan seks bebas mengetahui bahwa agama Islam sangat melarang melakukan seks bebas dan melakukan seks bebas dalam islam hukumnya haram, namun di sisi lain wanita bercadar tersebut tetap menuruti hawa nafsunya untuk tetap melakukan seks bebas. 2) Nilai Budaya, budaya melakukan seks bebas tidak sesuai dengan budaya lingkungan subjek berada menyebabkan pertentangan dalam pemikirannya, antara nilai-nilai yang boleh di lakukan dan yang tidak boleh di lakukan. 3) Pendapat Umum, masyarakat memandang wanita bercadar mempunyai pemahaman agama yang tinggi. Wanita bercadar yang melakukan seks bebas merasa bersalah telah mengecewakan masyarakat karena telah melakuka pelanggaran terhadap norma agama dan tidak sesuai dengan anggapan masyarakat terhadap wanita bercadar pada umumnya. 4) Pengalaman Masa Lalu, wanita bercadar akan mengalami pertentangan yang kuat saat dirinya mulai penasaran melakukan seks bebas yang akhirnya membuatnya nyaman, wanita bercadar yang terlibat seks bebas belum pernah mempunyai pengalaman melakukan seks bebas sebelumnya sehingga menyebabkan wanita bercadar semakin terbebani.
Kata Kunci : Disonansi Kognitif, Wanita Bercadar, Seks Bebas
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM REVITA NUR RAHMAH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Disonansi Kognitif, Wanita Bercadar, Seks Bebas |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 22:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10653 |
