TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (480kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34705-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Ludruk adalah salah satu kesenian tradisional yang mulai ditinggalkan penonton karena kalah saing dengan hiburan modern. Salah satu ludruk yang terdampak hal tersebut adalah Ludruk BW Jombang. Pertunjukan ludruk yang awalnya pakem dan terstruktur harus berubah. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan era modern, dengan harapan dapat di terima masyarakat.Pasang surut perubahan ini banyak dipengaruhi oleh perubahan sosial, modernisasi, serta globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dianalisis menggunakan tiga tahapan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Jumlah partisipan dalam peneltian ini adalah 3 partisipan, Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan kriteria harus anggota tetap ludruk XX Jombang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaku seni ludruk dapat melakukan penyesuaian di era modern. Studi ini memberikan wawasan bahwa ada banyak suatu hal yang perlu di pelajari para pelaku seni agar tetap eksis, pelaku seni harus menerima perubahan yang ada di era modern. Hal tersebut dibuktikan dengan upaya pelestarian ludruk. Proses penyesuaian diri pelaku seni melibatkan langkah-langkah dari ketiadaan emosi yang berlebihan, ketiadaan mekanisme psikologis, ketiadaan rasa frustasi pribadi, kemampuan mengarahkan diri, kemampuan belajar, kemampuan pemahaman masalalu, realistik dan objektif. Dari ketiga partisipa menunjukkan hasil penyesuaian diri dengan cara mengubah tampilan ludruk menjadi lebih fleksibel, mengembangkan skill, memperluas media pengenal ludruk dengan digitalisasi, dan pengenelan ludruk sejak dini, berinovasi dalam cerita dengan mengambil inspirasi dari hal-hal yang viral di era modern.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM M FIFIAN AMINULLOH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Penyesuaian Diri; Ludruk; Era Modern |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 22:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10604 |
