TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (625kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (624kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (719kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (412kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (410kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-25404-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Muzāra’ah adalah sebuah bentuk kerjasama antara pemilik lahan dan petani penggarap dengan perjanjian bahwa hasilnya akan dibagi antara pemilik tanah dan penggarap menurut kesepakatan bersama, sedangkan biaya dan benihnya dari pemilik lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian konsep muzāra’ah pada praktik Dhu’um Labengan tanaman tembakau di Desa Duko Timur Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif untuk jenis penelitian lapangan bersifat deskriptif analisis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah dikumpulkan disusun dan dianalisis dengan mengumpulkan data tentang praktik Dhu’um Labengan tanaman tembakau di Desa Duko Timur Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan.rnDari hasil penelitian terhadap praktik dhu’um labengan tanaman tembakau di desa Duko Timur Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan dapat disimpulkan bahwa praktik kerjasama sudah sesuai dan dapat dikatakan sah, karena sudah memenuhi rukun dan syarat sah akad muzāra’ah, serta sudah menjadi adat kebiasaan di Desa Duko Timur. Namun dalam hal pembagian hasilnya tidak sesuai syari’at Islam, karena terdapat unsur ketidakadilan. Serta penanggungan kerugian jika gagal panen bisa dikatakan bertentangan dengan para Jumhur Ulama, karena pada praktiknya jika terjadi kerugian maka yang menanggung adalah salah satu pihak saja, sehingga ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.rnKata Kunci: Akad, Muzāra’ah, Dhu’um Labengan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM OKTY NUR MAULIDA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | AKAD;MUZARAAH;DHUUM LABENGAN |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 21:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10452 |
