TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (698kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (622kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (349kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34640-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Ainur Rofikh, NIM 230361100006. Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, 20 Desember 2024. Strategi Peningkatan Produksi Kerupuk Ikan Gabus Pada UMKM di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo; Komisi Pembimbing, Ketua: Dr. Akhmad Farid, S.Pi., M.T., Anggota: Dr. Teti Sugiarti, S.Pi., M.Si. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya di Kabupaten Sidoarjo. Salah satu sektor unggulan adalah UMKM kuliner berbasis olahan ikan gabus (Channa striata), terutama kerupuk ikan gabus. Dengan produksi perikanan mencapai 79.108 ton pada tahun 2021, ikan gabus menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi. Namun, industri kerupuk ikan gabus di Kecamatan Tanggulangin menghadapi kendala berupa teknologi sederhana, hasil produksi yang kurang seragam, dan pemasaran terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kondisi usaha kerupuk ikan gabus di Kecamatan Tanggulangin, (2) mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi, dan (3) menentukan strategi peningkatan produksi menggunakan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilakukan pada Juni-Agustus 2024 menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis data sekunder. Pendekatan AHP digunakan untuk menentukan prioritas strategi, dengan bantuan aplikasi Expert Choice 11 sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan di Kecamatan Tanggulangin terdiri dari 2.950,78 hektar, termasuk 32,079 hektar tambak. Produksi kerupuk ikan gabus meningkat dari 1.669 kg pada 2021 menjadi 1.953 kg pada 2023. Tantangan utama meliputi teknologi produksi yang usang, hasil produk yang tidak seragam, dan pemasaran terbatas. Analisis prioritas strategi dengan AHP mengidentifikasi lima langkah utama: (1) peningkatan akses permodalan (eigen 0,2384), (2) peningkatan kapasitas teknologi dan peralatan produksi (0,2145), (3) penguatan legalitas usaha (0,1919), (4) penguatan kelembagaan usaha (0,1851), dan (5) peningkatan kompetensi sumber daya manusia (0,1701). Rekomendasi strategi mencakup pendampingan akses permodalan berbunga rendah, pelatihan keterampilan, riset dan pengembangan produk, serta pemanfaatan teknologi pemasaran digital untuk memperluas pasar. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan usaha kerupuk ikan gabus di Kecamatan Tanggulangin.
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM AINUR ROFIKH |
| Department | S2 PSDA |
| Uncontrolled Keywords | Kerupuk Ikan Gabus, Peningkatan Produksi, Analytical Hierarchy Process |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S2 - PSDA |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 21:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:55 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/10351 |
